by

Pemimpin Pemaaf

Nggak apa-apa ya, Pak. Maafkan saja. Konon fitnah itu nanti bakal ditukar dengan kemuliaan dan derajat yang tinggi bagi kita. Sudah terbukti ya, Pak? Nggak semua manusia beroleh kesempatan baik diundang masuk ke dalam Al Ka’bah Al Musyarrafah oleh Raja Salman, yang menjadi tempat paling suci dan kiblat umat muslim sedunia. Dan para pembenci serta penghujat itu, entah mereka kelak disisakan apa.

Matur suwun sangat, Pak. Apapun, bagaimanapun, Gusti Allah paringi kesabaran dan kekuatan selalu. Lima tahun ini, Bapak sudah mengajari kami hal-hal kelihatan sepele tapi penting yang kami sendiri sering luput. Bekerja keras, percaya diri berdiri di atas kaki sendiri, menghargai kawan, menghormati yang tua, menjaga adab bahkan di depan musuh. Tidak makan yang bukan hak, tidak mencuri walau ada kesempatan. Tidak berlebih-lebihan meski berada di ketinggian, tapi juga tak gentar menghadapi segala kesulitan. Berani itu bukan melulu soal fisik, tapi berani bertanggung jawab. Berani itu membebaskan, bukan malah meneror manusia lain supaya dirinya terlihat kuat. Bertanggung jawab itu bersedia menerima semua konsekuensi perbuatan, yang kalau istilah di militer; siap dihukum, siap dipecat.

Terima kasih ya, Pak Jokowi untuk apa adanya Bapak. Pokoknya mau orang bilang apa, Bapak sudah berusaha menjadi sebenar-benarnya pemimpin yang ‘manusia’ dan tak menyerah memanusiakan. Besok jangan lupa tunaikan hak pilih, Bapak ya Pilih yang seperti Bapak saja, ya sederhananya, ya rajin kerjanya, ya beneran jujurnya. Ya kalo ada yang kurus-kurusnya mirip juga boleh pilih yang itu, Pak.

Sumber : Status Facebook Mimi Hilzah

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed