by

Motor

Oleh : Ramadhan Syukur

GARA-GARA kakak gue pernah kecelakaan motor, gue dan adik gue gak boleh belajar motor. Kata bapak gue, “Kalo gak bisa beli mobil baru, mobil butut pun jadi. Kalo gak dua-duanya lebih baik kemana-mana pakai kendaraan umum aja. Murah dan aman walau gak nyaman.”Gue pun nurut. Akibatnya gue sampai detik ini gak bisa bawa motor (kecuali didorong). Walau bisa punya mobil, tapi asli gue iri kalo liat pengendara motor bisa akrobat di tengah kemacetan. Sementara adek gue gak nurut. Diem-diem dia belajar naik motor entah sama siapa dan di mana. Pokoknya motor sudah bagian dari dirinya. Bacaannya juga MotorPlus. Dan hobinya pun sejalan, penggila (nonton) MotoGP. Kalo sudah ada acara MotoGP di tivi, anak-anaknya pada kesel karena remote sudah mutlak di bawah kekuasaannya.Begitu Jokowi berencana bangun sirkuit Mandalika tiga tahun lalu, adik gue tuh yang inten mengikuti pembangunannya.

Gue sih cuma dengerin aja info terbaru serba serbi Mandalika.Setelah Mandalika jadi, eh mendadak gue kok demam MotoGP. Mungkin karena bangga. Berbekal referensi lama ngobrol balap motor gak mudeng sama adik gue, gue jadi sedikit tahu apa, siapa, dan bagaimananya.Bahkan istri gue yang gak bisa mengendarai mobil, motor, bahkan sepeda kok tahu-tahu ikut tertarik dengan Mandalika. Ah ternyata bukan karena balapnya, tapi karena Kepala Divisi Operasional MGPA, Dyan Dilato, adalah teman sekolahnya di SMA 4 Jakarta.

Sayang begitu Dyan Dilato diberhentikan gara-gara ngomelin marshal yang menurutnya gak profesional, istri gue gak tertarik lagi ngikutin Mandalika. “Sedih. Sudah merintis dari nol kok ya tega Dyan ditendang begitu aja. Ini pasti intrik dan ada yang sirik,” komennya. Di tengah menjulangnya nama Indonesia di mata dunia pengamat MotoGP dan pembalapnya setelah event WSBK kemarin, ternyata yang gak bangga dan sirik banyak banget.Terutama haters Jokowi yang gak suka apa aja made in Jokowi. Maka gak ada hari tanpa cela Mandalika. Kasus kecil marshal, digoreng. Konon katanya ada warga yang tanahnya belum dapat ganti rugi, digoreng. Sayang gorengannya gak laku.Dan yang ribut ini kebanyakan para pendukung dan fans Formula E yang sudah berlabel halal. Formula misterius yang gak jelas persiapannya, di mana sirkuitnya, dan hil yang mustahal kalau gabenernya gak sampai meniru Bandung Bondowoso, manggil jin untuk membangun sirkuit dalam semalam.

Nah Formula E ini katanya tinggal 90 malam lagi. Ah terserahlah.Yang penting ulah juara dunia Toprak Tazgatlioglu jadi viral yang karena hepinya sampai ikut-ikutan ngarit rumput bareng emak-emak Mandalika. Belum lagi kelakuannya mandi hujan deras di area sirkuit. Padahal banyak yang berdoa lho hujan lebat kemarin berharap balapnya gak jadi. Tapi siapa takut, wong aspalnya didatangkan dari Inggris. Anti hujan dan slip. Week…Dan terakhir, Toprak viral lagi karena mendadak turun dari podium gak mau ikutan acara semprot sampanye. Ini penting buat pembenci Mandalika tapi pecinta formula E ketahui. Kenapa?

Karena, Toprak itu berasal dari negeri impian dan pujaan kalian, Turki. Kedua, ini kata Toprak sendiri, “Saya gembira menjalani balapan terakhir musim ini di sini. Sebab Indonesia adalah negara muslim dan di sini rasanya seperti di rumah,” tukas sang rider. Dan subhanallah kata akhi dan uthi, histeris. Nah, denger-denger nih. Setelah gabener idolah kalian yang pernah gak sanggup ngurus vaksinasi dan Jokowi terpaksa turun tangan, kali ini Jokowi bakal terpaksa turun tangan lagi mengatasi kekacrutan Formula E. Orang baik emang gak ada kapoknya. Jadi Bro. Ayolah kita nikmati sirkuit yang sudah ada. Ngapain terpukau dengan sirkuit yang belum (tentu) ada. Formula E itu seperti surga yang kita belum tentu masuk ke dalamnya.Masih benci MotoGP Mandalika? Samalah. Gue juga lama-lama benci, karena iri gak bisa naik motor. Tapi seperti kata pepatah, “gak bisa naik motor naik mobil pun jadilah”. Sama kayak pepatah Toprak, “gak jago ngarit jago di sirkuit pun jadilah.” Sombooong lu.😁

Sumber : Status Facebook Ramadhan Syukur

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed