by

Politik Masjid

Tersebutlah Prof Nadirsyah Hosen yang ilmu dan karya-karya ke-Islaman-nya luar biasa mumpuni. Putra ulama besar NU ini sempat lama tinggal di pinggiran Sydney karena bekerja sebagai professor di University of Wollongong. Etapi mana pernah Prof Nadir ditanggep ceramah di masjid Indonesia tsb semenjak kelompok “You-know-who” menguasai masjid. Tiap Ramadhan, pengurus malah ribet2 dan mahal2 mendatangkan narsum dengan keilmuan nanggung dari Indonesia.

Sekarang lau-lau bayangkan. Ngurusin masjid lokal aja masih rebutan dan kubu-kubuan. Gimana caranya nih orang-orang bisa amanah dan satu kata milih SATU ORANG untuk jadi Khalifah trans-nasional?

**PengenDosaTakutNgakak**

Sumber : Status Facebook Meilanie Butenzorgy

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed