by

Pajak Rakyat Dibajak DPR Jubir Teroris

Oleh : Edy Masran

elakah anda jika uang pajak kita digunakan untuk menggaji anggota DPR RI yang pro teroris? Teroris tidak lenyap karena masih ada elit politik kita dengan bebas melindungi tindakan biadab itu. Sangat aneh seorang anggota DPR RI bisa bebas sesukanya membuat pernyataan untuk membubarkan Densus88 ditengah negara yang masih selalu ada ancaman bom dari teroris, tanpa ditangkap.

UU Anti Terorisme hanya menjerat PELAKU dan PERENCANA terorisme, tapi belum menyentuh orang yang MEMBELA terorisme dalam bentuk opini di ruang publik. Padahal semangat menjadi terorisme ini disiram dan dipupuk dari opini sesat. Kita tentu tahu banyak korban dari terorisme. Korban harta dan nyawa melayang. Pun korban bukan hanya orang asing namun juga perempuan, anak-anak bahkan sudah tak terhitung korban yang juga muslim seperti pelaku bom bunuh diri.

Aspirasi membubarkan Densus itu sebuah logika yang menjerumuskan. Jangan dikira sekarang tidak muncul bom bunuh diri karena para pelaku teror sudah tidak ada. Ruang media sosial masih saja menyebarkan ancaman, fitnah, hoax, adu domba dan ujaran kebencian. Postingan itu menyebar kemana-mana. Hoax apalagi fitnah pada pemerintah hanya pintu masuk saja.

Penangkapan Direktur Aktual TV di Jawa Timur, sudah tepat sebab channel youtube Aktual TV rutin memproduksi konten-konten yang penuh dengan ujaran kebencian, fitnah dan segala keburukan. Meski saat ini sudah di take down oleh pemerintah tetapi hasil postingannya sudah kelewat dibaca ratusan ribu orang. Belum lagi yang sudah di unduh dan disebarkan diberbagai group. Maka tidak bisa kita menyerah apalagi menganggap terorisme sudah punah di negeri ini. Mereka masih senantiasa terus merekrut anggota-anggota baru dan berkeliaran bebas di masyarakat. Tanpa BIN, BNPT apalagi Densus 88, negara ini bisa seperti Suriah.

Dukung BIN, BNPT, Densus88 untuk menangkap semua orang yang mendukung aksi terorisme berupa opini publik di media dan di medsos agar terorisme bisa dilenyapkan di bumi Indonesia. Mari Berpikir Cerdas dengan Akal Sehat

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

1 comment

News Feed