by

Islamophobia

Oleh : Rof Sin

Islamophobia itu definisinya yaitu :Rasa takut dan kebencian terhadap Islam.Islamophobia menjadi lebih populer setelah peristiwa 11 September 2001 di AS. Siapakah yang menciptakan Islamophobia itu ? Adapun yg menciptakan islamophobia itu adalah orang2/kelompok radikal, konservatif intoleran dan kelompok2 teroris, mereka semua islam tetapi cara mereka berislam itu justru membuat orang lain takut dan akhirnya menjadi phobia islam. Gara2 nila setitik maka rusaklah susu sebelanga, gara orang2/kelompok2 tsb semua maka rusaklah nama islam, orang2 diluar islam dan negara2 luar yg tidak paham dengan islam akhirnya menyamaratakan bahwa agama islam itu agama kekerasan dan menakutkan.

Padahal masih banyak umat islam dan ulama yg baik, yang menyejukan, menyebarkan kebaikan, kedamaian, persatuan dan menjunjung tinggi toleransi beragama. Jadi tidak bisa digeneralisasi.Jangan reaksi yg dikedepankan tetapi yg paling bagus itu terus introspeksi diri. Dinegara Afghanistan masyarakatnya itu islamophobia, yaitu islam yg diterapkan versi Taliban, masyarakat Afghanistan menjadi phobia dan sangat takut dengan syariat islam yg diterapkan versi Taliban, sangat kejam dan sangat diskriminasi terhadap perempuan, hukum penggal kepala, potong, rajam sampai mati, sedikit2 hukum mati, semua serba haram. Memenggal kepala sambil berteriak takbir. Dan mereka yg diluar islam didunia ini menilai bahwa syariat islam itu seperti yg diterapkan Taliban itulah, sangat menakutkan, sangat sadis, sangat diskriminasi terhadap perempuan dan akhirnya mereka yg diluar islam itu menjadi benci dan takut dengan islam dan akhirnya menjadi islamophobia.

Dinegara Arab Saudi, jika ada seseorang yg menyatakan atheis atau ketahuan pindah agama maka akan ditangkap, jika melarikan diri maka akan dikejar dan mereka ini bisa dihukum mati. Pemahaman yg seperti inilah yg menjadikan wajah islam sadis, maka jadilah islamophobia.Jihad.Orang2 dan negara2 luar menjadi takut jika mendengar perkataan Jihad, yg mereka tahu jihad itu artinya perang atau melakukan bom bunuh diri dan untuk mendirkan negara agama dengan perang suci dgn fatwa halal darah, dan jadilah islamophobia.Ini semua akibat dari kelompok2 radikalis teroris yg mencoreng hitam wajah islam, seperti : Al Qaeda, Ikhwanul Muslimin, Al Nusra, Taliban, ISIS, Hizbut Tahrir, Boko Haram, Al Shabaab, dll.Wahabi Salafi.

Dengan ajaran2 yg sangat keras dan sangat kaku. Yang hanya terus berkutat pd bid’ah, haram, syirik, musyrik, kafir. Semua budaya daerah dan adat istiadat asli adalah bid’ah dan haram dan harus dimusnahkan. Ajaran wahabi salafi yg sangat keras dan kaku itu akhirnya menjadi menakutkan dan dibenci bahwa ajaran mereka hanya untuk merusak dan menghancurkan budaya asli suatu bangsa/daerah, maka jadilah islamophobia. Khalifah ke 4, Imam Ali Bin Abi Thalib berkata :” Musuh islam bukanlah agama Nasrani dan Yahudi melainkan kebodohan umat islam itu sendiri “.Dinegara kita perkataan kriminalisasi ulama, Presiden Jokowi rezim zalim pembenci islam/ulama, Presiden Jokowi islamophobia, Perkataan ini sudah menjadi mainan politik busuk kelompok radikal, apalagi jika ada teroris yg ditangkap.

Disatu disisi mereka yg radikal ini berteriak islam itu agama damai tetapi malah mereka merusak islam itu dengan perbuatan2 mereka yg gemar akan kekerasan, kelakuan mereka tidak ada kedamaian, sensitif dan mudah tersinggung, sedikit2 penistaan agama, minta kecilkan sedikit suara toa adalah penistaan agama dan harus masuk penjara, demo2 dijalanan dgn judul bela agama, orang kafir tidak boleh jadi pemimpin, tempat agama lain dilarang berdiri, kamilah yg paling benar dan diluar kami kafir, ulama teroris dibela,dll.

Siapakah umat bodoh yg menjadi musuh islam itu ? Dinegara kita mereka adalah : Orang2 radikal dan kelompok2 radikal seperti : HTI, JI, JAD, FPI, MIT, Wahabi salafi dan semua orang2/ kelompok2 radikal intoleran, merekalah yg menjadikan agama islam itu agama yg menakutkan, yang akhirnya dibenci. Merekalah yg menjadikan agama islam itu islamophobia.Gus Dur berkata :” Agama mengajarkan pesan2 damai dan ekstremis memutarbalikkannya “.NU dengan Islam Nusantara menjadikan islam itu agama yg damai, memberikan kedamaian, yg beradab, toleran dan berbudaya, dengan melestarikan budaya asli Indonesia.NU dengan Islam Nusantara sudah sangat bagus tetapi orang2/kelompok2 radikal terus menyerang NU bahwa Islam Nusantara itu sesat, kafir, dan tidak ada didalam islam yg sebenarnya, mereka terus memfitnah NU.

Orang2/kelompok2 radikal inilah yg faktanya yg menciptakan Islamophobia.” Islam asli alias original adalah :Islam yang santun, islam yang lembut, islam yang ramah, islam yg penuh rahmat, islam yg toleran, islam yg mengakomodir budaya lokal, islam yg tidak main paksa “.( Buya Syafi’i Ma’arif ). SALAM DAMAI.

Sumber : Status Facebook Rof Sin.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed