by

Muhasabah untuk Bangsa : Melanjutkan PPKM adalah yang Terbaik diantara yang Buruk

Oleh : R Haidar Alwi

Saudaraku. Tidakkah kita malu berteriak lapar padahal di media sosial siang malam kita sibuk berselancar??? Tidakkah kita malu mengutuk Pemerintah padahal kita tidak berbuat apa-apa untuk bangsa??? Tidakkah kita malu pada dokter dan perawat yang harus bertaruh nyawa???

Tidakkah kita merasa bersalah pada mereka yang kehilangan nyawa karena kelalaian kita??? Saudaraku. Bicara susah, bukan kita saja. Di luar sana, tidak hanya di Indonesia tapi juga di seluruh dunia, banyak orang-orang yang harus kehilangan pekerjaannya, tidak bisa membuka usahanya, tidak bisa belajar di sekolah, tidak bisa beribadah ke rumah ibadah dan tidak bisa berkumpul seperti biasanya. Bahkan, tidak sedikit yang ditinggal pergi keluarga maupun kerabatnya. Lebih dari empat juta orang telah kehilangan nyawa karena Virus Corona.

Termasuk dokter dan tenaga kesehatan lainnya. Saudaraku. Bersyukurlah. Sampai detik ini kita masih bisa bernafas lega. Masih bisa makan walau seadanya. Masih bisa berkumpul dengan keluarga meski tak bekerja. Masih bisa belajar biarpun hanya dari rumah. Masih bisa beribadah kendati bukan di rumah ibadah. Masih bisa bertatap muka dengan teman dan saudara sekalipun hanya melalui udara.

Saudaraku. Yakinlah. Bahwa ini hanya sementara. Bersama-sama kita mampu melewatinya. Tiada guna mengutuk Pemerintah. Tiada guna melawan pejabat negara. Sama seperti kita, mereka juga punya keluarga. Bedanya, kita berjuang untuk beberapa kepala, tapi mereka berjuang untuk jutaan rakyat Indonesia. Jika kita berada di posisinya, sanggup kah kita memikulnya? Mulai sekarang, sudahi segala fitnah, akhiri semua cela. Tidak ada negara yang menginginkan rakyatnya pengangguran dan kelaparan.

Akan tetapi saat ini, Pemerintah berada pada situasi harus mengambil keputusan terbaik di antara yang terburuk. Tidaklah mudah untuk memutuskan apakah akan memperpanjang PPKM Darurat atau tidak. Dalam pengambilan keputusannya, Pemerintah sudah pasti mempertimbangkan berbagai kritik dan saran dari banyak pihak. Apapun hasilnya, yakinlah bahwa itu adalah yang terbaik untuk keselamatan kita semua.

Sumber : Status Facebook R Haidar Alwi

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed