by

Kinerja Jokowi Membuat Emosi Mardigu

Oleh : Ahmad Tsauri

Mardigu menyebut RI sebagai salah satu provinsi China. Asumsinya RI berhutang ke China, dan dianggap antek China. Saya sebut asumsi karena lebih banyak negara yang hutangnya ke China lebih besar dari hutang negara kita. Sekarang, negara mana yang tidak punya hutang ke China? Amerika saja utangnya ke China 15.256 T. Dan itu bulan lalu katanya gagal bayar. Produk-produk mereka seperti Aple dan Tesla juga sebagian besar di Produksi di China.

Kemudian yang aneh, Mardigu membagi cara berpikir ke old mind & new mind, seakan-akan pikiran dan gagasan itu terbagi secara diametral dan berbeda sama sekali.Manusia itu dalam satu hal bisa berpikir sangat modern, dan dalam hal lain berpikir dan berprinsip jadul. Semua orang seperti itu. Apa parameter berpikir jadul dan modern menurut Mardigu? Tidak jelas dan tidak punya konsep.

Kalau saya simpulkan semua yang benci Presiden Jokowi itu motifnya satu, perasaan lebih baik dari Pak Jokowi, lebih pintar, lebih berkelas, lebih bernasab, lebih berwawasan, lebih berduit أنا خير منه, rasa “Aku lebih baik dari Jokowi”, tapi di satu sisi mereka bertanya-tanya, kenapa dia bisa jadi Presiden tapi kenapa saya tidak bisa. Saya sendiri banyak yang tidak cocok dengan Pak Jokowi, terutama dibidang hukum, reformasi hukum 0 besar bahkan minus, belum lagi proyek yang dipaksakan dan pemborosan luar biasa seperti kereta cepat Jakarta-Bandung.

Tapi juga harus fair dong, masa Indonesia hutang ratusan T, dan kerjasama bisnis dengan China, Indonesia disebut provinsinya China. Lalu USA yang hutang 15.256 T disebut apa? Kritik boleh, basisnya bukan kendengkian dan kebencian, tapi data. Kalau tidak begitu kamu bukan sedang mengkritik Mardigu, kamu sedang memprovokasi.

Sumber : Status Facebook Ahmad Tsauri

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed