Maju Terus Sultan

Oleh : Herry Tjahjono Wakil Ketua Umum Partai Ummat Nazaruddin mengritik upaya memupuk nasionalisme pemerintah DIY melalui kewajiban memutar lagu Indonesia Raya

Adab dan Biadab

Mari kita lihat berbahayanya klaim antara beragama ekuivalen berakhlak. Karena bahkan Imam Ghazali pun, setelah menulis adanya ulama palsu, mengatakan bahwa belum

Negeri Tanpa Oposisi

Lagipula ‘oposisi’ kita, Indonesia, kesannya ‘waton suloyo’, asal beda. Ndak jelas konsep dan arahnya. Cenderung ‘katrok’. Kritik infrastruktur dengan ‘celotehan’, tidak bisa

No More Posts Available.

No more pages to load.