by

Toilet Berbayar Di SPBU

Oleh : Budi Santoso Purwokartiko

Kalau soal toilet bayar di SPBU itu memang aneh. Alasannya untuk jasa kebersihan. Apa pemilik SPBU nggak bisa membayar jasa kebersihan?Pengalaman di AS, beberapa tahun silam, semua stasiun pompa bensin, toko,art, supermarket, resto, harus menyediakan toilet untuk customer. Toilet biasa dalam kondisi bersih dan terawat. Tidak ada fee untuk menggunakan toilet. Itu sudah merupakan bagian dari layanan toko, supermarket, resto atau SPBU. Mereka sudah menerima untungdari customer sehingga wajib menyedaiakan fasilitas toilet.

Harga produk yang mereka jual sudah seharusnya memasukkan komponen ongkos untuk penyediaan fasilitas toilet.Tapi di Indonesia bisa nggak? Kabarnya kalau gratis sembarang orang akan numpang makai toilet seenaknya. Kadang hal2 yang di luar negeri itu sederhana, di sini jadi rumit karena faktor budaya.

Di luar negeri jarang orang numpang ke toilet. Ya pemakai toilet memang customer yang sedang belanja di tempat itu.Di luar negeri setahu saya tidak ada orang maling di ATM. Jadi di ATM nggak perlu ada macem2 pengaman atau satpam. Di sini beda, mesin ATM bisa dibobol. Orang bisa dihipnotis untuk dikuras rekeningnya. Hebat ya? Budaya memang sangat penting. Teknologi yang sama dipakai di sini bisa menjadi rumit karena budayanya beda.Suatu hari ada seseorang tiba2 parkir motor di depan rumah lalu mlipir ke samping rumah. S

aya kaget dan curiga, saya kejar…ee..ya Allah..ya Tuhan..amit2 jabang bayik…ternyata jongkok di rawa kering sebelah rumah…”Ngapain pak?” tanyaku penuh emosi.”maaf pak..kebelet…”Hahah marah, ketawa….jijay…Itulah potret masyarakat kita. Banyak ibu2 berbaju brukut cuma nampak mata tapi rajin berfoto dan diupload di medsos. Ada juga di mushola SPBU kotak amal, ternyata untuk dana teroris…Ini paduan kemajuan teknologi dan perkembangan budaya yang menarik…salam rahayu…

Sumber : Status Facebook Budi Santosa Purwokartiko

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed