by

Terlambat Penanganan

Oleh : Zania Mendrofa

Sebagian besar yg positif COVID-19 itu awal gejala klinisnya ringan bahkan bisa dibilang seperti penyakit yg sudah biasa kita rasakan sebelum si virus ini ada. Seperti; flu, demam, meriang, sakit kepala, sesak, nyeri sendi, sakit tenggorokan, muntah, diare, lemas, menggigil, ruam .Karena itu seringkali akhirnya kita denial bahwa kita tidak terpapar Covid-19, kita masih beraktivitas seperti biasa dan menganggap gejala klinis ‘biasa’ ini akan sembuh sendiri.

Sebagian besar yg terpapar COVID-19 ini gejala klinisnya memang tidak langsung parah koq, karena itu ada yg masih menganggap ini hal remeh. Kecuali mereka yg punya komorbid (penyakit bawaan yg bisa memperberat) seperti; asma, tuberkolosis, dermatitis atopi, nodul tiroid, interstitial lung disease, diabetes melitus, penyakit hati, penyakit paru obstruktif kronik, obesitas, penyakit gangguan psikosomatis dll). Mereka yg punya komorbid ini sendiri diwajibkan harus lebih waspada dan aware. Karena kondisi ini rentan membuat kesehatan penderita ketika terkena suatu penyakit lain (dalam hal ini adalah Covid-19), menjadi lebih rawan, dan membutuhkan perawatan kesehatan yang lebih kompleks dibandingkan pasien yg tidak memiliki komorbid dan imunnya baik.

Tapi pada prinsipnya siapapun yg terpapar COVID-19 ini sebenarnya BISA SEMBUH. Bahkan yg memiliki komorbid dan mereka yg bergejala klinis berat sekalipun bisa sembuh asal CEPAT DITANGANI. Pasien biasanya akan diwajibkan untuk istirahat total, tenangkan pikiran, naikkan imunitas dan turuti apa yg disarankan para medis yg kamu percayai dan mengetahui dengan jelas seperti apa kondisi kesehatanmu saat ini. Karena berbeda gejala dan kondisi, biasanya berbeda juga cara penanganannya.Tapi mengapa yg usianya masih muda, terlihat sehat dan tidak punya komorbid banyak juga yg meninggal dunia dan tidak tertolong?

Jawabannya lagi dan lagi adalah karena TERLAMBAT DITANGANI ! Bisa saja karena dia tidak percaya bahwa virus ini bisa mengancam kesehatannya karena usianya yg masih muda, akhirnya kurang aware tentang gejala klinis awal si virus ini dan saat terpapar dia menganggap hanya sakit flu atau demam biasa. Lalu dibiarkan begitu saja, sampai gejala menjadi semakin berat, parah dan akhirnya tidak bisa tertolong. Jadi, please..TOLONG KALI..JANGAN GAMPANGIN SEMUA HAL.Boleh memilih untuk tetap santai,Tapi jangan sampai abai.

Sumber : Status Facebook Zania Mendrofa

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed