by

Stres Karena Mengaji

Oleh : Nurbani Yusuf

Saya kaget dan tak pernah menduga bahwa pengajian bisa bikin stres —
Setidaknya selama tiga bulan ini saya menemukan tujuh keluhan kasus di lapangan

Jamaah stres karena kebanyakan mengaji

Penyebabnya karena beban berat mengaji

  1. Tuntutan setoran hapalan al quran yang tartil dan bersanad
  2. Mewajibkan yg sunah : seorang Mewajibkan dirinya shalat Tahajjud tiap malam antara jam dua dinihari lanjut duduk tafakkur hingga israq, terus mengaji lagi pada ustadz dan masjid yang berbeda, sampai rumah masih harus mengerjakan PR buat ustadz lainnya
  3. Jadwal mengaji yang sangat padat, seseorang bisa mengikuti lima bahkan ada yang 12 kajian pada masjid dan ustadz yang berbeda, setara dengan 75 sks, ditempuh satu semester, jadi beban ngajinya lebih berat dibanding studi S2 atau S3
  4. Rata-rata penderita adalah ibu-ibu sosialita jelang di usia 60-75 taun
  5. Bingung ngikuti pendapat ustadz yang mana karena masing-masing ustadz banyak berbeda: yang satu bilang sunah, satunya bid’ah, sehingg ia terdiam bingung tak berbuat apa apa.

Ada ibu-ibu yg stres karena tidak bisa shalat khusyu seperti yg di jelaskan ustadznya
Sehingga dia pernah mengulang shalat dhuhur hingga tiga kali

Ada ibu yg harus berjalan lima kilo meter untuk berjamaah pada imam yang tartil, fasih dan bersanad, karena imam masjid depan rumahnya dianggap tidak sesuai dengan ekspetasi yang di sampaikan ustadznya

Ada seseorang yang malu ketemu temen sesama jamaah karena gagal setoran hapalan

Ada juga yang kebingungan merelakan keputusan poligami suaminya karena doktrin ustadznya

Atau seorang ibu yang mummet karena mikir utang negara

🙏🏻🙏🏻😀

Tadi malam saya mendapat keluhan kasus yg ketujuh

Jamaah stress karena overload mengaji

Sumber : Status facebook Nurbani Yusuf

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed