by

Pintar Saja Tidak Cukup

Oleh : Karto Bugel

Laporan PBB pada 2016 yang lalu pernah meramalkan bahwa pencepatan teknologi hingga tahun 2030 akan mengakibatkan sekitar 2 miliar pegawai di seluruh dunia akan kehilangan pekerjaan.

Banyak profesi pekerjaan yang telah eksis selama ratusan tahun tiba-tiba akan tak lagi dapat dipertahankan. Dan kita memang sangat takut atas cepat kemajuan teknologi tersebut karena kecerdasan buatan yang tersemat pada banyak robot akan menggantikan pekerjaan manusia. “Benarkah?”

Siapa pun yang berpikir pisitif, seharusnya tak usah khawatir. Selalu saja akan ada lahir hal baru ketika yang lama tumbang. Berapa banyak kereta kuda nganggur saat revolusi industri 1 lahir? Mesin tiba-tiba mengganti peran mereka. Mobil, kereta api hingga alat transportasi lain hadir dan menggusur peran mereka. Faktanya, mereka beralih profesi dengan cepat. Mereka mampu menyesuaikan diri meski gamang pada awalnya. Ga usah terlalu jauh, kita mundur 10 tahun saja yakni pada tahun 2010. Adakah kita pernah terpikir akan munculnya pekerjaan bernama web developer, Bloger, forensic cyber crime, web developer, game developer, cloud service specialist, cloud computing service, drone operator hingga medical sonograper?

Pada saat itu skala cita-cita pada banyak anak-anak kita masih berkutat pada seputar ingin menjadi dokter, insinyur, tentara dan pilot. Padahal, pekerjaan seperti itu sangat mungkin adalah apa yang akan tumbang dalam waktu dekat ini. “Trus gimana nasib anak-anak kita kelak?” Kini, macam-macam profesi baru yang sama sekali tak pernah ada sebelumnya tiba-tiba muncul. Dan akan masih terus hadir dengan banyak jenis baru pekerjaan secepat teknologi itu berkembang.

Pekerjaan kekinian dengan nama-nama aneh yang muncul itu adalah jenis pekerjaan karena sebab perkembangan teknologi yang entah kenapa tiba-tiba bergerak dengan amat sangat cepat.Jangankan cloud computing service dan forensic cyber crime, lha pesan pizza lewat aplikasi saja tak pernah terpikir pada 10 tahun yang lalu bukan? Kini, jangankan nasi Padang, ketoprak hingga rujak cingur pun dapat langsung terhidang hanya dalam waktu 30 menit dimeja makan kita.

Tak terpikir pula muncul yang namanya go food dong? Itu menciptakan lapangan pekerjaan yang tak terpikir bisa ada. Jenis-jenis pekerjaan baru itu secara perlahan muncul karena jenis pekerjaan lama seperti buruh pada pabrik, guru pada sekolah bahkan hingga kasir pada sebuah perbelanjaan dan ratusan jenis profesi yang masih eksis saat ini akan hilang. Kemajuan teknologi memang akan menggilas mereka yang tak siap. Benar adanya bila teknologi akan merubah tatanan sosial dan jenis pekerjaan tapi dia juga memunculkan peluang baru dibidang yang seringkali tak dapat kita prediksi.

Siapa sangka seorang Ata Halilintar atau Deddy Corbuzier bisa melibas stasiun tv yang bahkan sudah mapan hanya dengan seperangkat alat sederhana? Jangan terlalu khawatir bahwa robot akan menggantikan peran manusia bahkan dalam hal pekerjaan. Bukan pada robot yang akan mengambil pekerjaan kita harus membuat kita takut, pada mental kalah sebelum berperang yang seringkali sudah melekat pada diri kita yang harus kita waspadai.

Siapa yang membuat tumbang Giants? Tak disangka-sangka adalah para ibu-ibu rumahan. Dengan modal smartphone sederhana dan tanpa toko harus mereka dirikan, secara bersama mereka telah menciptakan pasar luar biasa besar dan online adalah senjata mereka.

Pun anda yang pintar membuat kue atau jajanan pasar hingga martabak namun tak memiliki modal untuk mendirikan warung, tak perlu kuatir, teknologilah yang kini justru mendekati anda. Rumahmu yang terletak jauh di ujung gang sempit pun bukan lagi hambatan.

Hari ini anda mungkin hanya penjual eceran, tapi satu tahun lagi, tak ada satu pun yang dapat memprediksi. Itu sudah terjadi dan banyak bukti berbicara demikian.

Satu hal yang pasti, perubahan itu pasti datang. Melatih diri dan membiasakan anak-anak kita menjadi pekerja mandiri demi menjelajahi profesi-profesi baru adalah keniscayaan.Ketika mesin dan kecerdasan buatan sudah dibuat menjadi jauh lebih pintar dalam segala hal dari manusia, menjadi pintar saja jelas tidak cukup. Jadilah kreatif dan mandiri.(Terinspirasi dari Prof Rhenald Kasali)

Sumber : Status Facebook Karto Bugel

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed