by

PPKM Darurat Perlu Diperpanjang Atau Tidak

Oleh : R Haidar Alwi

Rencana Pemerintah untuk memperpanjang PPKM Darurat ramai mendapatkan penolakan dari masyarakat. Bahkan, penolakan juga datang dari para pendukung garis keras Presiden Jokowi seperti Denny Siregar dan Ade Armando. Katanya, selain memporak-porandakan ekonomi rakyat, PPKM Darurat juga dinilai tidak efektif dalam menanggulangi penyebaran Virus Corona. Buktinya, resistensi masyarakat di lapangan dan jumlah kasus positif maupun angka kematian terus mencetak rekor.

Banyak orang berpandangan, tidak ada pilihan lain. Mati karena kelaparan atau mati karena virus. Sebuah pemikiran sempit yang mencerminkan keputus-asa-an. Kelaparan masih bisa diatasi dengan banyak solusi. Tapi virus, mau kenyang atau lapar tidak ada kompromi. Perlu diketahui, masa inkubasi Virus Corona adalah sekitar 2 minggu. Bahkan, Varian Delta membutuhkan waktu lebih lama yakni mencapai 3 minggu. Sehingga, angka-angka yang muncul sekarang ini merupakan gambaran dari beberapa pekan sebelumnya.

Dengan demikian, efektif atau tidaknya PPKM Darurat belum bisa ditentukan. Selanjutnya, riset Satgas Covid-19 per Juli 2021 menunjukkan bahwa tingkat kepatuhan masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan masih terbilang rendah. Sepertiga daerah memiliki tingkat kepatuhan di bawah 75 persen. Padahal, sudah disokong dengan sosialisasi dan kebijakan pembatasan dari Pemerintah.J ika PPKM tidak diperpanjang, maka tingkat kepatuhan masyarakat juga ikut merosot. Hal ini sesuai dengan teori ‘Hawthorne Effect’ yang ditemukan Elton Mayo – seorang psikolog, sosiolog dan peneliti terkenal berkebangsaan Australia.

Padahal, kunci penanggulangan Pandemi terletak pada masyarakat itu sendiri. Virus tidak dapat dimusnahkan, tapi bisa dikendalikan. Mengendalikan virus hanya bisa dilakukan dengan mengendalikan diri sendiri (protokol kesehatan) dan mengendalikan masyarakat (pembatasan).Pasalnya, sampai kapanpun, fasilitas dan tenaga kesehatan tidak akan pernah cukup jika masyarakat sebagai hulunya tidak bisa mengendalikan diri atau dikendalikan. Atas dasar itulah, rencana perpanjangan PPKM oleh Pemerintah sudah tepat. Hanya saja, waktunya diharapkan tidak terlalu lama. Hasil penelitian yang dipublikasikan sejumlah jurnal internasional membuktikan, PPKM yang terlalu lama akan mengurangi efektivitasnya. Stres berlebihan dan faktor ekonomi akan mendorong masyarakat untuk tidak patuh.

Sembari melakukan evaluasi PPKM Darurat tahap pertama, yang paling penting adalah mempercepat vaksinasi dan bantuan bagi masyarakat yang terdampak. Sekali lagi, jika ingin Pandemi berakhir dan aktivitas berangsur normal, cara terbaik adalah dengan meningkatkan kepatuhan terhadap protokol kesehatan. Sejak dahulu kala, mereka yang bisa bertahan adalah yang mampu beradaptasi. Cara beradaptasi tidak hanya dengan 3M (Mencuci tangan, Memakai masker dan Menjaga Jarak). Tapi yang tidak kalah menentukan adalah 1 M (Manut) atau Nurut. Nurut anjuran Pemerintah demi kebaikan bersama. Kalau sudah 1M, otomatis 3M.

Sumber : Status Facebook R Haidar Alwi

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed