by

Antara Anta dan Antum

Oleh : Hendy Mustiko Aji

Mungkin hanya di Indonesia dan mayoritas negara asia, memanggil seseorang yang lebih tua menggunakan “antum” (انتم) Padahal secara teori, harusnya ya pakai anta/anti (أنت) utk seorang laki-laki/perempuan usia berapapun. Alasan penggunaan “antum” itu sebagai bentuk penghormatan kepada orang yg lebih tua. Ya, OK lah. Cuma nanti ketika ada yg memanggil orang yg lebih tua dgn sebutan ‘anta’ langsung ada yang memvonis gak beradab.

Ya gak gitu juga. Wong kita menyebut Allah ta’ala saja pakai sebutan “anta” kok, bukan “antum”. Ketika berdzikir pagi dan petang, kita selalu baca اللهم أنت ربي لا أله الا انت…… bukan اللهم أنتم ربي لا أله الا انتم “Ya Allah, Engkau (Anta) adalah Rabbku, tiada Tuhan selain Engkau (Anta)….” Soale pernah dulu ada yg marah ketika dipanggil “Ust” atau “Tadz”. Harusnya ditulis dan dipanggil lengkap “Ustadz” gitu. Terus mengkait-kaitkannya ke masalah gak beradab.

Duh….Maksudnya gini.. Kita itu ketika baru tahu satu hal, dari satu guru, jangan lantas kemudian merasa yg bener itu kita doang. Yang lain pasti salah. Terus nuduh-nuduh dan memvonis orang lain gak beradab. Abis itu langsung unfriend dan blok pertemanan. Terus bikin status dengan penuh percaya diri, “Ah udah lama saya blok tuh orang. Dari dulu udah ada gelagat anehnya” Aih, PD kali kamu tuh. Bisa jadi kamu yg baru tahu sedikit terus asal judge orang lain bergelagat aneh. Dunning-Krugger effect tuh

.Penting bagi kita bersikap “open-minded”, gak fanatik (ta’ashub) kekubuan, dan gak langsung reaktif menyalahkan ketika mendapati hal baru yang tidak sama dengan sesuatu yang kita telah pelajari/ketahui. Perlu kita memiliki area toleransi dalam bermuamalah. Hal-hal yang bisa dibuat fleksibel (tolerir) ya jangan kita buat jadi kaku dan prinsipil. Idup kok senengnya dibuat kaku dan sulit sih, hanya gara-gara sempitnya wawasan. Saya mah ogah.Semoga bermanfaat HMA__________

Tambahan: Biar kaga pada salah paham dan reaktif Saya pribadi kalo ke yg lebih tua pake “antum” kok, menyesuaikan urf di Indonesia 😊Kecuali kalo berbahasa Indonesia, saya lbh suka pake sebutan bhs Indonesia/daerah spt “jenengan” ke yg lbh tua, “kamu”, “lu” atau “kowe” ke yg sepantaran atau yg lbh muda 😁Maksud postingan ini adalah agar kita bisa lapang dada kalo ada beda-beda remahan rengginang 😊

Sumber : Status Facebook Hendy Mustiko Aji

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

1 comment

  1. Jaman dulu pakai kata Kamerad untuk Teman Seperjuangan, sejarang pakai Anta Antum. Dulu pakai sistem Sel dalam pembinaan, sekarang pakai liqo. Dan masih banyak lagi kesamaan nya. Tubuh yang sama, beda baju saja.

News Feed