by

Minta Diangkat Jadi ASN, Menjilat Ludah Bersama

Oleh: Ely Yanto

Ketika saya membaca tulisan di beberapa media bahwa Novel Baswedan dan 57 pegawai KPK yg lain menyurati Bapak Presiden Joko Widodo agar mereka diangkat jadi ASN, awalnya saya berpikir ini hanya gurauan dan berita hoax.

Sungguh….. saya mencoba dengan berbagai cara untuk bernalar dan berfikir, tetap saja tidak bisa menemukan alasan yang kuat dan kongkrit.
Bagaimana bisa setelah segala daya upaya, dari mulai framing buruk terhadap presiden yang dibilang melemahkan KPK.

Lalu mengajak mereka yang lulus tes TWK untuk boikot dan menolak ketika diangkat jadi pegawai KPK, lantas menjelekkan pimpinan KPK sendiri yang dituduh sengaja menyingkirkan mereka dng cara tes TWK.
Saya berfikir NB memiliki semangat tinggi melawan pimpinan dan dilandasi kebenaran versi mereka.

Ketika semakin semangat menggalang kekuatan hingga minta bantuan PGI , ICW juga mantan para pimpinan KPK sesungguhnya kita dan masyarakat pada umumnya mulai berpikir aneh dan jelek.

Sebegitunya NB ingin membela diri dan mempertahankan kedudukan nya di KPK.
Tapi ternyata itu belum cukup membuat puas NB dkk, mereka justru membawa masalah ini keranah hukum dan meminta bantuan siapapun yang bersedia membantu bahkan ke Ombudsman RI sekalipun mereka tempuh.

Saya meyakini ketika semua itu ditempuh oleh NB dan kawan kawan tentu pada akhirnya menemui dua hal ” BERHASIL” atau ” GAGAL ” dalam mem perjuangan kan aspirasi mereka.
Jika gagal…. sekali lagi saya berfikir mereka mundur dan selesai sudah karier mereka di KPK.
Tapi dengan munculnya surat mereka yang ingin agar diangkat jadi ASN dan ditujukan kepada presiden, penilaian saya justru berobah drastis.

Bagi mereka, jalan apapun rela ditempuh meski dengan cara paling rendah sekalipun.
Benar-benar tidak memiliki integritas sama sekali, pada akhirnya saya bisa paham memaklumi ketika KPK mskin lama justru makin rusak dan kehilangan Wibawa hukum ditangan mereka.
Bagaimana tidak…… hanya demi bertahan tetap bekerja di KPK mereka rela melakukan apa saja.

Pantaslah selama berdiri lembaga ini tidak mampu berbuat untuk negara dan bangsa.
Menyita harta koruptor seperti Kejaksaan Agung yang mampu mengembalikan uang negara hingga 60 an triliun hny dlm waktu – + 2 tahun ketika di pimpin orang yang tepat ST Burhanuddin.

KPK hampir 20 th berdiri, malah tekor untuk membiayai operasional mereka.
Yg bikin muak lagi….. diantara mereka teriak teriak tentang keberhasilan.
Dan mereka membuli Pak Jokowi ketika ingin memperbaiki kinerja KPK denga membentuk Dewas.

Lebih besar pasak daripada tiang, dan mereka yang tidak berintegritas itu kini justru menelan ludah mereka sendiri tanpa malu malu.

(Sumber: Facebook DDB)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed