by

Gelegar Pernikahan Halilintar

Dia Presiden kita. Presiden yang dipilih secara sah dan melalui cara yang sah pula. Wajib hukumnya kita bela dan dukung. Wajib pula kita kritisi mana yang menurut subyektif kita tak tepat.

Bagi saya, Jokowi hadir dalam akad nikah secara online adalah pilihan paling tepat. Tak ada yang berkurang sebagai “makna” bagi kedua mempelai. Saksi Itu tetap sosok nomor 1 Indonesia meski online.

Paling tidak, itu dapat dimaknai sebagai sebuah konsistensi. 

Kita bisa ngamuk pada hakim yang memenuhi permintaan rijik dalam sidang offline tapi bergeming sikap pada Presiden yang memenuhi akad nikah offline padahal sama-sama dalam masa pandemi.

“Bukankah Presiden mau karena syarat prokes benar-benar dilakukan?”

Selalu akan ada subyektifitas dari siapa pun termasuk mereka yang sangat tak suka bila presidennya di kritik. Demikian pula subyektifitas saya tak juga harus dibuat benar meski terdengar fair bukan?

Ini akan melahirkan sikap pro kontra. Akankah itu akan semenggelegar suara halilintar, tidak. Ini cuma pernikahan. Kebetulan saja yang menikah si Halilintar.
.
RAHAYU
.
Karto Bugel

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed