by

Ganjar dan Milenial

Oleh : Harun Iskandar

Anies pokoknya Perubahan
Prabowo meneruskan melanjutkan
Ganjar-Mahfud, lanjutkan yang baik, tinggalkan
yang buruk, Tambahkan yang lebih baik . . .

๐Ÿ™‚๐Ÿ™‚๐Ÿ™‚

Bahlil, Menteri Investasi katakan, para Investor mulai jadi raguยฒ masuk IKN, Ibu Kota Negara. Garaยฒ ada Capres yang mengkritik.

Seperti diketahui investor (asing) belum ada yang masuk IKN.

Memang Kubu Anies kritik habisยฒan IKN ini. Daripada bikin kota baru di tengah hutan, yang akan timbulkan kecemburuan baru, jika alasan ingin pemerataaan lebih baik tingkatkan kotaยฒ lain sak Indonesia. Kiraยฒ begitu kata Anies.

Dengan nada guyon dia berkata dalam satu diskusi, ‘Coba saja tanya pada para Dubes yang hadir, ada ndak yang sudah punya rencana pindah kantor mereka ke IKN,’

Hadirin tertawa riuh. Memang di acara itu ada beberapa Dubes yang hadir.

Ndak enak memang. Kecut . . .

๐Ÿ™‚๐Ÿ™‚๐Ÿ™‚

Pemerintah malah terlalu responsif pada isuยฒ yang mengkritik. Termasuk perkara IKN. Bikin ‘lembaga’ baru, ๐˜”๐˜ฆ๐˜ฅ๐˜ช๐˜ข ๐˜Š๐˜ฆ๐˜ฏ๐˜ต๐˜ณ๐˜ฆ ๐˜๐˜ฏ๐˜ฅ๐˜ฐ๐˜ฏ๐˜ฆ๐˜ด๐˜ช๐˜ข ๐˜”๐˜ข๐˜ซ๐˜ถ. Untuk menjawab omonganยฒ para ๐˜“๐˜ข๐˜ฎ๐˜ฃ๐˜ฆ ๐˜›๐˜ถ๐˜ณ๐˜ข๐˜ฉ.

Ndak cukup dengan adanya Jubir Presiden atau Menteri Infornasi. Tsamara Amany yang ditunjuk jadi Jubirnya . . .

๐Ÿ™‚๐Ÿ™‚๐Ÿ™‚

Prabowo menjawab isu IKN dengan gaya seperti biasa. Megalomania dan Sinterklas. Geboy Santuy. Jogedยฒ lucu.

Akan teruskan IKN. Malah akan tambah 10 kota lagi akan dibangun di seluruh Indonesia. Seakan jawab Anies soal isu Pemerataan.

Ndak peduli dapat duit dari mana. Wong IKN saja masih pusing. Ini jawaban alaยฒ Susu dan Makan Siang Gratis. Yang bikin Bu Sri, Menkeu pusing. Bahlil, Menteri Investasi, merinding . . .

๐Ÿ˜›๐Ÿ˜›๐Ÿ˜›

Ganjar lain lagi.

Dia datang berkunjung ke IKN. Datang ke Titik Nol. Beberapa waktu lalu, Ganjar juga datang ke ‘Workshop’ pak Nyoman Nuarta, untuk lihat disain calon Istana Negara.

Pembangunan IKN memang sebaiknya pakai ‘duit sendiri’. Tapi jika ada Investor yang masuk, tentu saja kita senang. Kata Ganjar.

Nanti, akan kita coba bicaraยฒ, diskusi, dengan pak Jokowi. Bukan untuk klaim. Saya cukup paham dengan Beliau. Kata Ganjar lagi.

Perkara Investor, Ganjar klaim, mereka banyak yang info kepadanya, sekarang ๐˜ž๐˜ข๐˜ช๐˜ต ๐˜ข๐˜ฏ๐˜ฅ ๐˜š๐˜ฆ๐˜ฆ. Lagi nungguยฒ kondisi Indonesia yang akan datang, setelah Pilpres dan Pemilu seperti apa.

Yang penting, Investor butuh ๐˜’๐˜ฆ๐˜ฑ๐˜ข๐˜ด๐˜ต๐˜ช๐˜ข๐˜ฏ ๐˜๐˜ถ๐˜ฌ๐˜ถ๐˜ฎ. Ini untuk tegaskan, bagaimana peran Pak Mahfud nantinya.

๐Ÿ™‚๐Ÿ™‚๐Ÿ™‚

Kalau kata pak Mahfud, soal semua Kebijakan Pemerintah yang sekarang, Beliau dan Ganjar punya tagline, punya ‘dalil’ istilah pak Mahfud.

Pertahankan yang lama asal bagus, ambil yang baru asal lebih bagus . . .

Saya suka ‘dalil’ Pak Mahfud . . .

๐Ÿ™‚๐Ÿ™‚๐Ÿ™‚

Saya juga suka gaya Ganjar saat ‘bela’ Jokowi. Cool. Rasional, ndak cuma libatkan emosi. Ndak menggebu-gebu. Santai tapi begitu dalam dan penuh empati.

Persis seperti gaya Ganjar ‘bela’ Jokowi saat ‘dirujak’ sebagai PKI, Plonga-plongo, Sontolyo, dan lainยฒ. Atau ketika dampingi Jokowi saat Kampanye Pilpres 2014 dan 2019.

Ndak singgung sama sekali perkara sekarang dia seakan dilupakan Jokowi.

Coba lihat gambar di Taman Sriwedari saat Kampanye Pilpres 2019, Ganjar awali dengan berdiri di depan Jokowi, seakan pasang badan . . .

Begitulah Ganjar. Saya suka sekali gayanya . . .

Sumber : Status Facebook Harun Iskandar

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed