by

Ngeper Debat Cawapres

Oleh : Septian Rahardjo

Dalam setiap kontestasi pilpres adanya konsep debat sudah sering terjadi setiap Lima tahun sekali. Karena debat capres dan cawapres adalah hal yang paling ditunggu oleh publik dan masyarakat. Bagaimanapun dari sinilah masyarakat jadi paham terkait visi misi dan mau dibawa kemana arah pembangunan bangsa ini ke depan.

Selain itu debat juga menjadi ajang bagi setiap pasangan capres dan cawapres untuk meyakinkan pendukungnya untuk semakin mantap memilih pasangan mereka. Selain juga sebagai senjata untuk melihat kelemahan lawannya masing-masing. Sehingga dalam debat capres dan cawapres pengaruhnya sangat besar dan luas.

Jadi ketika ada debat yang seharusnya dilaksanakan dan tiba-tiba dibatalkan, justru itu bukan hal positif bagi pasangan yang merasa diuntungkan dari pembatalan itu. Karena pendukungnya sendiri justru berharap ingin melihat paparan apa yang ingin disampaikan jagoannya. Justru tidak adanya debat bisa membuat pendukungnya sendiri menjadi tidak yakin jika yang didukung layak.

Sehingga akan memunculkan kegalauan politik, dan berisiko pendukung itu akan memilih capres lain yang lebih kompetitif dan berkualitas. Karena bagi para pemilih kritis dan rasional jelas akan berfikir, jika mereka harus memilih capres yang tidak bisa apa-apa, justru akan berisiko dan bisa berdampak besar bagi negara ini ke depan.

Sama halnya yang terjadi pada pasangan capres dan cawapres No 2. Adanya pembatalan ini justru sangat tidak baik bagi posisi mereka. Karena gimanapun masyarakat yang milih mereka juga pasti ingin tahu kualitas capres dan cawapres yang mereka pilih. Kalau mereka dibatasi dan bahkan tidak tahu kualitas capres dan cawapresnya. Sudah pasti mereka juga akan ragu memilih pasangan itu.

Apalagi jika tekanan publik semakin kuat dan pendukung mereka semakin dihadapkan pada realita jika pasangan capres lain lebih siap dan mampu untuk menyampaikan gagasan dan visi misinya. Bisa jadi kebanggaan yang tadinya muncul pada pasangan itu, bisa saja menjadi hilang. Sehingga tidak adanya debat cawapres ini bukan menguntungkan justru malah akan banyak ruginya. Apalagi bagi pasangan yang di gambarkan takut debat.

Sumber : Status Facebook Septian Raharjo

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed