by

Sejarah Rumah Sakit Husada Jakarta

Oleh : Peter F Gontha

Apakah kita semua tau cerita dibalik nama RUMAH SAKIT HUSADA … Kita harus mengembalikan namanya menjadi RUMAH SAKIT “JANG SENG IE”.Rumah Sakit Husada Adalah Sumbangsih Tak Ternilai Dari Masyarakat Tionghoa Terhadap Orang2 Miskin di Jakarta (Batavia)…….Nama aslinya bukan Rumah Sakit Husada, tapi adalah Rumah Sakit “JANG SENG IE”.

Entah kenapa, pada tahun 1965, Prof Dr Satrio sebagai Menteri Kesehatan, merubah nama rumah sakit Jang Seng Ie menjadi R.S Husada…Tapi sebetulnya itu terjadi karena pada waktu itu Orang keturunan Tionghoa di musuhin oleh bangsanya sendiri.Berdiri sejak tahun 1924, dibawah inisiatif dan pimpinan dari Dr Kwa Tjoan Sioe, Jang Seng Ie adalah wujud rasa kemanusiaan luar biasa dari kalangan masyarakat

Tionghoa terhadap kondisi penanganan kesehatan masyarakat Betawi (Jakarta) yang amat buruk dari penjajah Belanda saat itu… Puluhan ribu masyarakat dari berbagai kalangan, terutama penduduk Betawi, diobati secara cuma2 alias gratis di rumah sakit ini…….Yang sulit kita bayangkan adalah sebagian besar dari para dokter dan perawatnya tidak mau menerima bayaran! Bahkan mereka menanggung sendiri biaya transportasi dan keperluan lainnya…

Tak ada kata yang tepat utk menggambarkan tindakan sosial luarbiasa dari mereka2 ini, hanya Tuhan yang mampu membalasnya….Kalangan dermawan dari orang Tionghoa menyumbangkan begitu banyak dana untuk membiayai keberlangsungan rumahsakit tersebut…Diantaranya yang dapat kita catat adalah:

1. Auw Boen Hauw 38.000 Gulden

2. Khouw Ke Hien 18.000 Gulden

3. Liem Gwan Kwie 22.000 Gulden

4. Thung Tjien Pok 10.000 Gulden

Yang menarik dan luar biasa, saya juga menemukan keterangan dari iklan undangan pernikahan kalangan Tionghoa yang memberikan penjelasan bahwa uang sumbangan untuk mempelai akan disumbangkan kepada Rumah Sakit Jang Seng Ie. Bukankah ini upaya yang patut kita apresiasi setinggi2nya?…..Sebagai pendiri R.S Jang Seng Ie, Dr Kwa Tjoan Sioe adalah lulusan Kedokteran dari Universiteit van Amsterdam dan Tropen Institute of Tropical Hygiene.

Beliau menempuh pendidikan di Belanda dari tahun 1913 sampai 1921.Tahun 1922, Dr Kwa sudah membuka praktek untuk menolong orang2 miskin, ibu hamil dan anak2….Tahun 1924, bersama tokoh2 Tionghoa lainnya seperti Liem Tiang Djie, Tan Boen Sing, Injo Gan Kiong, Ang Jan Goan, Lie Him Lian, Tan Eng An dan Lie Tjwan Ing, mendirikan Jang Seng Ie.19 Maret 1948, Dr Kwa meninggal terjatuh dalam keletihan akibat pengabdiannya yg begitu hebat kepada rakyat…. meninggal dalam perjuangan untuk bangsanya, INDONESIA!

Dr Kwa Tjoan Sioe bersama masyarakat Tionghoa telah membuktikan kecintaan terhadap bangsanya melalui R.S Jang Seng Ie, Bukan HUSADA!!!Kalau anda setuju posting “YES” sudah cukup

#azmiabubakar

#salampersaudaraanindonesia

#museumpustakaperanakantionghoa

Sumber: Koleksi Museum Pustaka Peranakan Tionghoa

Sumber : Status Facebook Peter F Gontha

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed