Pocong Buat Bowo

Saat terdesak, jurus pamungkas pembelaan diri yang dikeluarkan ialah bahwa itu hanya bercanda. Publik makin bingung apa dengan ulah bowo. Apa yang di mata publik dianggap serius, hanyalah candaan menurut bowo. Yang untuk bercanda, lucu-lucuan dan fiksi malah dianggap serius oleh bowo. Contohnya, novel fiksi dijadikan sebagai dasar bagi bowo untuk menyampaikan pesan bahwa 2030 Indonesia bakal bubar.

Jangan-jangan menculik aktivis demokrasi dan niat untuk mengkudeta pemerintahan Habibie juga dianggap candaan oleh Prabowo ? Waktu melempar hp itu serius atau bercanda, sih ? Begitu pula waktu melecehkan tampang-tampang boyolali.

Saya khawatir bowo telah kehilangan sense of humor sehingga tidak mampu lagi “empan papan” dalam melontarkan guyonan. Mungkin baik bagi orang-orang dekatnya untuk selalu mengingatkan supaya sebelum pidato, disampaikan terlebih dahulu isinya serius atau untuk bercanda saja.

Yang paling penting diketahui oleh publik ialah apakah pencalonan bowo sebagai capres ini serius atau pura-pura saja ? Saya rasa untuk meyakinkan publik, bowo sebaiknya menyambut tawaran dari YIM. Bagaimana jika tetap dianggap pura-pura pocong atau pocong pura-pura ? Kalau dirasa sulit pura-pura, ya coba saja jadi pocong beneran.

Sumber : Status Facebook Guntur Wahyu N

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *