by

Kejahatan Politik Berbungkus Agama

Oleh : Zulian Siregar

Buni Yani, yg mengedit pidato Ahok sehingga banyak orang terprovokasi melakukan aksi 212, pernah menulis twit: “Jual agama itu paling gampang maklum rakyat masih bego2 gampang ditipu.”Ibn Ruysd mengatakan: “Jika anda ingin menguasai orang bodoh, maka bungkuslah kebatilan dengan kemasan agama”.

Membungkus kepentingan politik dan ekonomi dalam kemasan agama, membuat org terbuai fatamorgana seakan2 dia mempercayakan amanah itu ditangan orang suci. Kalau gubernurnya dari PKS tidak mungkin korupsi. Ternyata korupsi! Kalau ikut bisnis dgn embel2 syariah, org menyangka dia tdk mungkin ditipu. Padahal embel2 itulah justru dipakai untuk menipu! Kita lihat penipuan umroh, penipuan kebon kurma, penipuan arisan non riba, penipuan perumahan syariah.

Semua itu berakhir dengan tertipunya umat. Karena dalam skenario2 politik dan ekonomi yg memanipulasi sentimen agama, agama disitu hanya digunakan sebagai alat.Kasus terkini terjadi di Samarinda. Menurut pengakuan korban, masalah ini muncul sejak Oktober 2020, mulai dari gaji karyawan yang belum dibayarkan hingga operasional 212 Mart ditutup tanpa pengembalian investasi yang dibayarkan.

Pengurus koperasi pun menghilang hingga warga yang menjadi korban melapor polisi. Setelah resmi mendapat laporan dari investor 212 Mart, polisi menyelidiki dugaan penipuan alias investasi bodong yang dilakukan Koperasi Syariah 212 Samarinda. https://www.kompas.tv/…/total-kerugian-capai-miliaran…

Sumber : Status Facebook Zulian Siregar

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed