by

Menegosiasi Salary Fresh Graduate

Oleh : Ferizal Ramli

Bagaimana menjawab tentang Gaji pada para Fresh Graduate saat Wawacara Kerja? 😎😎😎Adik-adik generasi Milenial, ini penting: „Jenengan harus bisa menjawab dengan smart dan diplomatis saat ditanya berapa gaji yang diminta dalam wawancara kerja“Ini pertanyaan AMAT PENTING. Bukan masalah besar angka Gajinya, tapi pihak penanya-nya sedang menilai secara serius kemampuan jenengan menilai diri jenengan sendiri. jangan „ngasal“ menjawabnya. Mereka menilai jenengan dalam 3 aspek penting. Pertama: menilai jenengan dalam menghargai potensi diri sendiriKedua: menilai posisi jenengan atas kemampuan membaca nilai market pasar kerjaKetigas: menilai jenengan atas ekspektasi jenengan ke perusahaan tsb

Jadi PAHAMI ESENSI PENTING dibalik pertanyaan tentang gaji saat mereka bertanya pada jenengan dalam wawancara. Nah Jawaban seperti: terserah bapak/ibu saja atau terserah kebijakan perusahaan itu jawaban yang bisa jadi berakhir dengan „mematikan“. Jika pada perusahaan yang punya sistem renumerasi bagus, Pewancara jadi ragu atas kompetensi dan keseriusan jenengan klo jawabannya pasrah begitu. Tapi bisa juga si pewawancara berpikir, wah bisa bayar dengan harga obral, khususnya pada perusahaan yang biasa mengeksploitasi karyawan. Sebaliknya, jawaban yang angkanya ketinggian juga akan menjadi jawaban yang „mematikan“. Bisa jadi pewawancara akan tersenyum geli di belakang setelah wawancara selesai.

Tentu saja berakhir dengan ditolak.Jadi bagaimana Jawabnya jika jenengan baru lulus fresh gradute, ndak punya pengalaman terus ditanya tentang Gaji dalam wawancara?Tip-nya: Jawab lah dengan Clear dan logis tapi jangan mematok „harga mati“. Beri harga dalam bentuk range yang rasional. Caranya: searching dulu di internet berapa Gaji rata-rata seorang fresh gradute di kota tsb, di bidang industry tsb, latar belakang studi jenengan dan pentng juga referensi gaji di perusahaan yang punya bonafidas sama dengan yang jenengan sedang apply. SECARA UMUM untuk kota JAKARTA angka-nya antara 5-10 juta. Nah tergantung jurusan dan industrinya. Jika jurusannya adalah Hot Market seperti IT, Akuntansi/Manajemen dan Teknik pada umumnya mungkin bisa kasih angka 7-10 juta. Jika jurusannya relatif tidak Hot Market, yah kasih angka 5-7 juta misalkan.

Jangan lupa: searching kelebihan Perusahaan yang akan mewawancarai jenengan terutama terkait nama baik dan reputasi perusahaan, jenjang pelatihan, serta pengembangan karir. Jadi CONTOH Jawaban Konkritnya bisa begini: “Gaji bukan hal satu-satunya saya memilih melamar di perusahaan bapak/Ibu. Saya melihat Perusahaan Bapak/Ibu punya Program Pengembangan Karir yang baik (usahakan bisa kasih contoh nyata yang ada di perusahaan tsb makanya jenenang perlu riset sebelum wawancara). Kelebihan ini membuat saya bisa berkembang maju bersama perusahaan”. “Jadi gaji bukan factor utama, hanya jika saya harus menjawab gaji yang diinginkan maka antara 7-9 juta itu nilai yang reasonable buat saya untuk memberikan semua dedikasi saya pada perusaahan. Saya siap belajar dengan cepat dan secepatnya juga berusah memberikan kontribusi terbaik buat perusahaan”. —Jika tetap dikerjar pertanyaan kenapa kok mintza 7-9 juta?

BIsa juga dikembangkan argumen gini:”Saya berkeyakinan kelebihan utama saya sebagai pembelajar yang cepat. Kesukaan saya untuk tekun mempelajari hal-hal yang baru membuat saya bisa mempersingkat lamanya waktu orietansi belajar di perusahaan untuk selanjutnya memberikan karya. Jadi, dengan motivasi yang kuat yang saya miliki untuk memberikan kontribusi, maka permintaan gaji yang saya ajukan cukup reasonable yang membuat saya merasa pas terintegrasi dengan perusahaan”.”Hanya gaji bukan hal utama. Itu tetap bisa dinegosiasikan. Banyak hal lain yang memberikan benefit pada saya jika bergabung di perusahaan bapak/ibu seperti saya akan bisa maju dan berkembang dalam karir serta bisa menunjukkan loyalitas saya pada perusahaan.

Ini jauh lebih penting bagi saya. Jadi, apabila perusahaan bapak/ibu punya sistem renumerasi yang sudah terstandard, mohon saya dijelaskan…”Dengan begini maka malah Pewawancara yang menjelaskan. Jenengan “terbebas” dari jebakan tentang minta gaji. Jenengan tinggal menginyakan saja jika ingin dapat pekerjaan tsb 🙂 —Jadi kuncinya: Beri jawab pasti dan logis, tapi jangan kaku mematok angka (kasih range), serta beri alasan kenapa menentukan angka tsb.Semoga Sukses semua buat jenengan Para Calon Leader/Direktor yang baru lulus dan memasuki dunia kerja…#dariTepianLembahSungaiRheinRuhr

Sumber : Status Facebook Ferizal Ramli

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed