by

Menangkal Kematian Ala Madura

Oleh : Nur Hasyim S Anam

Beredar kabar dari mulut ke mulut bahwa jika ingin kematian ini berhenti maka yang memikul keranda ke kuburan harus perempuan. Dan rambut mereka harus lepas terurai tanpa kerudung. Entah dari mana berita hoax semacam ini. Sayangnya orang madura yang terkenal agamis mudah termakan hoax. Sehingga ritual ini pun viral.

Benarkah dengan melakukan ritual haram semacam ini bisa membuat malaikat maut pensiun? Allah menjelaskan di dalam al-Qur’an : وَلِكُلِّ أُمَّةٍ أَجَلٌ فَإِذَا جَاءَ أَجَلُهُمْ لَا يَسْتَأْخِرُونَ سَاعَةً وَلَا يَسْتَقْدِمُونَ

Tiap-tiap umat mempunyai batas waktu; maka apabila telah datang waktunya mereka tidak dapat mengundurkannya barang sesaatpun dan tidak dapat (pula) memajukannya. (QS. Al A’raf: 34)

Dari ayat ini kita tahu bahwa ajal kita semua sudah ditentukan Allah. Jika memang waktunya meninggal maka tidak akan ada daya upaya yang bisa menggagalkannya. Begitu juga sebaliknya. Sebenarnya wanita mengusung jenazah boleh tapi makruh. Demikian itu jika memang aurat mereka terjaga dan aman dari fitnah. Ini sudah dijelaskan oleh keponakan saya Abdul Wahid Alfaizin Ketua Komisi Fatwa MUI Surabaya. Silakan baca di sini : https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=10159100794227110&id=566597109

Namun jika aurat terbuka sebagaimana ritual yang terjadi dalam video maka hukumnya haram. Demikian pula haram walau aurat tertutup jika wanita tersebut menimbulkan fitnah (ketertarikan/syahwat lelaki untuk melihatnya). Jika anda lelaki apakah penampilan wanita dalam video ini termasuk dalam kategori yang mengundang syahwat? Hemat kami setidaknya ada 2 alasan mengapa fenomena ini harus diberantas :

1. Ritual ini hukumnya haram (terbuka aurat dan menimbulkan fitnah)

2. Keyakinan mereka bahwa kematian bisa dihentikan dengan ritual haram ini bisa mengarah syirik.

Jika tidak sampai syirik maka ini termasuk suul adab kepada Allah sebab berwasilah dengan perkara yang dilarang Allah.Semoga covid ini segera berlalu sehingga tidak semakin menjauhkan umat dari agama.Terhadap vaksin g percaya tapi kepada yang ginian hilanglah nalar.

Sumber : Status Facebook Nur Hasyim S Anam

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed