by

Hah, Wisata Ke Borobudur Haram?

Oleh : Ahmad Tsauri

Ada lagi, mereka menganggapnya ustadz, Sofyan Cholid, yang mengatakan ziarah Borobudur itu haram. Alasannya adalah persetujuan terhadap tempat ibadahnya orang kafir. Inilah kalau memahami agama pakai satu dua dalil. Kalau logikanya begitu jadi presiden juga haram, karena disatu negara banyak tempat ibadah non muslim. Tapi dengan logika ini mereka menjawab, tidak karena kalau punya kekuasaan bisa amar makruy, amar makruf yang mereka maksud adalah menghancurkan tempat ibadah agama lain.

Makanya di Yaman, di Tunisia, Suriah, manusia-manusia pekok berkembang akibatnya musium, warisan budaya, patung, makam orang-orang Solih dihancurkan. Konsepnya gak begitu, jaman Nabi Saw dan jaman sahabat tempat ibadah itu dilindungi oleh Islam. Bahkan Kartika Palestina jadi wilayah baru, Sayidina Umar mengunjungi gereja, masuk kedalamnya.

Apalagi hanya sekedar melihat candi Borobudur, sebagai warisan budaya dunia, kita bisa punya perfektif lain saat mengunjunginya. Ada multi niat, fungsinya sebagai tempat ibadah hanya 1 dari sekian banyak fungsi lain. Tidak boleh amar makruf itu merusak fasilitas agama lain baik gereja Sinagog atau yang lainnya, Al-Qur’an menghormati tempat ibadah agama lain,

وَلَوْلَا دَفْعُ اللَّهِ النَّاسَ بَعْضَهُمْ بِبَعْضٍ لَهُدِّمَتْ صَوَامِعُ وَبِيَعٌ وَصَلَوَاتٌ وَمَسَاجِدُ يُذْكَرُ فِيهَا اسْمُ اللَّهِ كَثِيرًا ۗ وَلَيَنْصُرَنَّ اللَّهُ مَنْ يَنْصُرُهُ ۗ إِنَّ اللَّهَ لَقَوِيٌّ عَزِيزٌ

Dan se ki ranya Allah tiada menolak (keganasan) sebagian manusia dengan sebagian yang lain, tentulah telah dirobohkan biara-biara Nasrani, gereja-gereja, rumah-rumah ibadah orang Yahudi, dan masjid-masjid yang di dalamnya banyak disebut nama Allah.

Memaknai ayat tersebut, Prof Quraish Shihab dalam Tafsir al-Mishbah mengungkapkan, Allah SWT tidak menghendaki kehancuran rumah-rumah ibadah. Karena itu, ulama menetapkan bahwa men jadi kewajiban umat Islam untuk me meliharanya. Bukan saja memelihara masjid-masjid, melainkan juga rumah ibadah umat lain, seperti gereja dan sinagoge.

Sumber : Status Facebook Ahmad Tsauri

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed