by

Ganjar Pranowo, Adu Lihai Dengan Megawati Soekarnoputri

Oleh : Budhiuss Ma’ruff

Angin segar nampaknya masih belum berhembus nyaman ke Ganjar Pranowo, petugas partai dari PDIP, yang kini menjalankan amanah sbg Gubernur Jateng. Meski sudah menyiapkan tim medsos yg hebat lebih kurang dua tahun terakhir, guna mendongkrak popularitasnya, namun upaya Ganjar tsb masih tidak menarik Megawati untuk mengelus dirinya sbg figur kuat Capres PDIP.

Menyadari manuvernya tdk menarik hati Mega, kini lewat sejumlah proxynya, Ganjar Pranowo nampak merubah taktik. Ia kini gencar membentuk dan menggerakkan banyak organ relawan. Organ2 relawan tsb dirancang seolah-olah otonom. Padahal jika digali lbh dalam sebenarnya, sesungguhnya tidaklah demikian. Pameo “Mana ada makan siang yang gratis..”, sebenernya cukup bagi kita untuk memahami spontan atau tdk spontan nya organ relawan Ganjar tsb excisting saat ini.

Tujuan menggerakkan banyak relawan, bisa jadi untuk mengintimidasi partainya sendiri, PDIP, agar pada saatnya nanti memberikan tiket Capres pada dirinya, bukan ke yang lain. PDIP diberi kesan oleh move para relawan bahwa Ganjar murni didukung banyak simpatisan, dari Sabang sampai Merauke. Bahkan jika perlu organ2 relawan ini meyakinkan publik bahwa mereka jauh lebih hebat dari mesin politik dan organ2 resmi PDIP yang ada selama ini. Secara psikologis, intimidasi politik spt yg dilakukan Ganjar ini, dapat dimaklumi. Setidaknya ada dua alasan yg dapat dipakai untuk kita memaklumi nya. Pertama, alasan hasil survei elektabilitas Ganjar yg masuk dalam 5 besar teratas tertinggi.

Dengan alasan ini Ganjar merasa punya nilai lebih, dibanding kader utama PDIP lainnya.Alasan kedua, demokrasi yg berjalan saat ini dalam praktek nya, terbukti memang liar dan liberal. Sehingga fatsoen dan etika politik yg mestinya dijunjung tinggi seorang politisi, kini lbh bersifat transaksional ketimbang moral. Dengan aneka manuver Ganjar yg makin agresif secara diam2 ini, apakah akan membuat Megawati bereaksi positif..? Atau sebaliknya, gerakan ambisius Ganjar ini justru membuat Ketum PDIP meradang, dan menyusun sejumlah rencana tindakan kedisiplinan di internal PDIP..?

Megawati yg sangat matang dlm kancah politik tentu akan memanggil senior2 partai, loyalis2 sejati serta orang kepercayaan nya di PDIP, untuk menyusun langkah taktis menertibkan syahwat politik Ganjar Pranowo ini.Gerakan diam2 Ganjar sengaja memainkan proxy organ relawan sbg kuda tunggangan untuk pencapresan 2024, berpotensi indisipliner. Sebab hasil kongres PDIP di Bali jelas telah memutuskan, bahwa Capres PDIP ditentukan oleh ketua umum, dan tidak ada yg berhak mengintimidasi nya, dengan dalih apapun.

Semoga Ganjar mampu lebih lihai dan trengginas dalam bermain petak umpet melawan ketua umum DPP PDIP, orang yg berjasa besar mendidik Ganjar menjadi tokoh politik di negeri ini.Jika Ganjar yg memenangkan pertarungan melawan Megawati, maka tidak menutup kemungkinan Ganjar berpeluang juga menggusur Megawati dan trah Soekarno lainnya di DPP PDIP, sebagai Ketum baru PDIP menggantikan Megawati.

Kita tunggu dan amati pertarungan ini bersama-sama.Saya jelas menjagokan Megawati sbg pemenang, dalam pertarungan antar elit politik di tubuh PDIP ini.

Sumber : Status Facebook Budhiuss Ma’ruff

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed