by

FPI, Teroris, Munarman, Separatis dan Penebar Ketakutan Saat Pandemi

Oleh : Ainur Rofiq Al Amin

Dalam pengamatan saya, hingga saat ini FPI bukan kelompok yang melakukan pengeboman, apalagi bom bunuh diri di Indonesia. Selama ini FPI seperti tokohnya hanya sebatas simpati dengan kelompok teroris seperti ISIS. Lihat link ini:https://news.detik.com/…/ini-pernyataan-habib-rizieq…

Hal di atas sama dengan yang saya tulis bahwa “kelompok kanan” yang bukan teroris biasanya segaris dengan teroris. Baca uraiannya di tulisan saya ini:https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=906918570105568&id=100023623007183

Saya masih tetap berpegang pada apa saya sebut dengan identifikasi ciri terdekat terorisme di Indonesia yang melakukan pemboman adalah berasal dari kelompok yang hobi dan doyan secara kebacut untuk menstigma liyan dengan sesat, bid’ah, syirik dan kafir. Kiai Said Aqil Siradj menyebutnya sebagai “pintu masuk”, dan Brigjen Pol Ahmad Nurwahid (BNPT) juga mengafirmasi fakta yang ada di penjara para teroris. Walaupun politisi PKS menolak statemen tersebut: https://depok.pikiran-rakyat.com/…/bukhori-yusuf-pks…

***Lalu apakah FPI mulai dicoba sebagai “kendaraan” oleh pihak lain yang menyusup? Nampaknya mungkin saja. Hal ini bisa ditelisik benang merahnya dengan adanya Ahmad Aulia, salah satu terduga teroris jaringan Jamaah Ansharut Daulah (JAD) yang merupakan simpatisan Front Pembela Islam (FPI), baca: https://www.jawapos.com/…/teroris-yang-juga-simpatisan…/ Baca jugahttps://arrahmahnews.com/…/denny-siregar-jaringan…/Kenyataan di atas diperkuat dengan tulisan Eko Kuntadhi yang menyebut Munarman menunggangi FPI.https://arrahmahnews.com/…/eko-kuntadhi-habib-rizieq…/

Kita tahu bahwa Munarman dekat dengan kelompok ISIS. Dia pernah menghadiri baiat anggota ISIS. Dan sore ini ditangkap densus https://news.detik.com/…/ditangkap-densus-munarman…Sekalipun FPI tidak identik dengan teroris, apakah pantas dibubarkan? Hal yang pasti, walau HTI secara lembaga dan buku-bukunya tidak ada ajaran untuk melakukan bom bunuh diri layaknya yang dilakukan teroris, namun tetap dibubarkan karena ada alasan lain.

***Kita berharap, setelah Munarman ditangkap karena menggerakkan orang untuk melakukan terorisme, maka sudah waktunya anasir-anasir teroris berbaju separatis juga ditangkapi baik mereka yang sebagai pelaku, maupun sebagai penggerak dan penyandang dana.Jangan lagi berlindung kepada HAM atau kepada keadilan. Namanya teroris berbaju separatis baik makmur maupun tidak kalau niatnya separatis ya tetap mau separatis dengan diawali melakukan terorisme.Omong-omong, pihak yang sering menebar ketakutan kepada rakyat saat pandemi di mana rakyat kesulitan ekonomi ini juga teroris atau bukan ya?

Sumber : Status Facebook Ainur Rofiq Al Amin

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed