by

Bukan Solusi yang Ideal Tapi Kompromi yang Maksimum

Oleh : Sylvester Dandy

Kalau diikuti berita nya, GKI Yasmin itu mendapatkan lahan HIBAH NEGARA. Bukan hanya hibah dari pemerintah daerah Bogor. Bukan pula tukar guling lahan. Dan hibah lahan ini mendapatkan rekomendasi dari MUI Bogor dan FKUB (Forum Kerukunan Umat Beragama) Bogor.Ini berarti :

▪ Jika pengurusan lahan hibah di urus dan dilakukan oleh GKI Yasmin, maka GKI Yasmin akan memiliki 2 (dua) buah lahan di jalan yang sama, Jalan KH Abdullah bin Nuh, Bogor.

▪ Pengurusan IMB gereja baru dijamin oleh Pemkot Bogor, MUI, FKUB dan pihak keamanan karena mereka juga ikut merekomendasikan hibah lahan tersebut.

▪ Selanjutnya lahan lama GKI Yasmin bisa dijual untuk membiayai pembangunan gereja yang baru.

▪ Atau, jika tidak dijual dapat digunakan untuk kepentingan lain nya, asalkan tidak untuk kepentingan gereja.

Menurut Dirjen Binmas Kristen Kemenag, belum pernah ada kasus gereja mendapatkan hibah lahan secara gratis di Indonesia, kecuali GKI Yasmin. Ini merupakan sejarah baru solusi polemik pembangunan Gereja di Indonesia…

Diurus saja persyaratan hibah lahan dan IMB GKI Yasmin yang baru, sesuai dengan prosedur yang diminta. Karena tidak ada seorang pun yang bisa mengurus persyaratan tersebut, selain Pengurus GKI Yasmin sendiri. Dari awal seluruh prosesnya akan dikawal oleh Pemkot Bogor, Pihak keamanan, MUI Bogor, FKUB Bogor dan semua pihak yang terkait, termasuk Mendagri, Menkeu dan Menag.

Akan diawasi juga oleh Warganet, supaya masalahnya tidak berlarut-larut seperti yang sebelumnya. Hal ini berbeda dengan kondisi 2006/2007 dimana waktu itu belum ada medsos dan warganet. Kalau persyaratan hibah dan IMBnya tidak diurus dan tidak dipenuhi, serta masih kekeuh dengan kondisi dan situasi yang lama (Mengikuti Keputusan Mahkamah Agung), nanti semua orang malah akan “fed up” kepada GKI Yasmin dan malah berhenti mendukung GKI Yasmin.

Pergunakan surat keputusan MA tersebut sebagai jaminan, kalau kesepakatan baru untuk GKI Yasmin tidak berjalan sesuai rencana atau cacat ditengah jalan. Karena keputusan MA tersebut masih berlaku dan tidak dicabut…Kompromi ini adalah “Win-Win Solution” bagi semua pihak, semua pihak mendapatkan keuntungan dan kemenangan.

Yang gigit jari hanyalah ormas-ormas agama yang tidak bisa mendapatkan nasi bungkus lagi.Ikuti saja persyaratan dan kesepakatan yang sudah diputuskan bersama. Jangan berkecil hati, tetap semangat dan tetap percaya diri. Berhentilah saling menyalahkan seperti anak kecil, kesampingkan ego pribadi dan kelompok, karena kita adalah manusia dewasa yang mempunyai tanggung jawab.

“PERDAMAIAN LEBIH BERHARGA DARIPADA KEMENANGAN”

Tuhan Memberkati

Sumber : Status Facebook Sylvester Dandy

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed