by

Elon Musk Si “Tony Shark” Melawan Thanos

Oleh : Fadly Abu Zayyan

aya memiliki hutang janji akan membahas tentang larangan Kripto adalah jalan senyap bagian dari perlawanan terhadap Zionisme. Terbukti setelah China secara resmi melarang mata uang kripto, harga Bitcoin langsung anjlok dan diikuti dengan gencatan senjata oleh Israel-Palestina. Kok bisa? Apa ada hubungannya?Sebenarnya saya cukup sering membahas akan tema ini melalui berbagai tulisan terpisah sebagai puzzle sejak tahun 2017. Diantaranya yang berjudul: It’s All About The Money (2017), Bank Ghoib aka. Bitcoin (2017), dan Paman Sam Kejar Setoran (2018).

Benang Merah dari tulisan-tulisan tersebut adalah dimana kondisi cadangan Kolateral di dunia yang selama ini dalam kendali kelompok Rothschild aka. Thanos dan menunggangi Amerika, Inggris serta Israel semakin menipis akibat tidak mampu mengimbangi penambahan populasi manusia di bumi. Lalu apa solusi dari keadaan ini?

https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=471670973226769&id=100011516113440

https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=469808400079693&id=100011516113440

https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=511019949291871&id=100011516113440

Presiden Jokowi pernah mengatakan bahwa Thanos memiliki agenda mengurangi separuh populasi manusia. tu adalah cara ekstrem yang harus dilawan oleh Avengers. Langkah ini dilakukan Thanos dengan jalan menciptakan perang, bencana, hingga wabah penyakit.Kemudian cara yang lebih “lunak” yaitu, kelompok Thanos ini harus kembali menjadi penguasa Aset Kolateral Dunia.

Apalagi sejak cadangan Solid Collateral (Emas) di Gunung Papua sudah kembali ke pangkuan Indonesia. Ditambah dengan komoditas minyak akan segera berakhir dimana segala bentuk transaksinya selalu menggunakan USD yang mengukuhkannya sebagai Cash Collateral. Kini saat banyak negara sudah mulai meninggalkan mata uang ini, tentu berakibat semakin menggerus hegemoni dan dominasi Thanos.Itulah kenapa mereka menciptakan Uang Virtual (Cripto) yang tanpa harus diback up Collateral dan hanya bermodalkan “Trust Collateral”.

Salah satunya adalah Bitcoin. Selain juga rencana penguasaan Jerussalem yang diyakini menyimpan Heritage Collateral (Aset Artefak Sangat Berharga).Plandemik sebagai rencana kapitalisasi kesehatan Umat Manusia menjadikan kelompok Thanos menginvestasikan kapitalnya kepada Pfizer dan Astra Zeneca sebagai diantara produsen Vaksin. Selain itu mereka juga memborong saham Bitcoin sebesar 24% untuk memperkuat hegemoninya di dunia Kripto. Semuanya dalam kendali BlackRock, sebuah Lembaga Manajemen Aset yang digawangi Rothschild dan mengelola aset senilai 212.000 Trilliun Rupiah!

Lembaga keuangan ini pula yang selama ini juga menjadi investor konflik (perang) sebelum akhirnya ditelanjangi oleh Perjanjian Tranparansi Keuangan Global 2017 dan memaksa mereka banting setir di bidang kesehatan dan kripto.Elon Musk yang menurut saya sebagai “Tony Stark”nya Avengers berhasil menyusup dan ikut membeli saham Bitcoin. Celakanya, ia justru banyak melakukan manuver blunder di dalam sana yang membuat harga Bitcoin terus melorot. Misal, bukannya mendongkrak Bitcoin tapi malah memuji Dogecoin sampai keputusannya yang tidak menerima Bitcoin sebagai alat pembayaran untuk pembelian Tesla. Dan sebagai pamungkas, China secara resmi menyatakan melarang Kripto.

Thanos makin tersudut dan sepertinya kini mulai berpikir seribu kali untuk membiayai Gerakan Zionist akibat sumber dana yang makin terbatas. Kecuali ada titik terang keberadaan Heritage Collateral Assets yang tersimpan di Al Quds. Sebagaimana yang pernah saya ulas dalam “The Untokd Stories of Zionist”h

ttps://m.facebook.com/story.php?story_fbid=1312010109192847&id=100011516113440

Sumber: SILIT (Saluran Internasional Langsung Ilmu Telepati)

*FAZ*

Sumber : Status Facebook Fadly Abu Zayyan

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed