by

Hutang Negara

Oleh : Merdi P Sargo

Sepanjang sejarah kekuasaan rezim-rezim di Negeri ini, belum ada satu pun rezim yang selama kekuasaannya melunasi semua sisa utang yg ditinggalkan rezim sebelumnya. Bayangkan kalau Presiden Joko Widodo waktunya harus habis oleh upaya melunasi utang yg dibuat rezim-rezim sebelumnya. Terus apa yang bisa dibangun beliau selama berkuasa? Karena itu kini Pak Jokowi berusaha membangun fondasi kuat untuk pertumbuhan ekonomi ke depan, meski dengan utang baru.

Karena rezim sebelumnya tidak menyisakan cukup uang bagi pembangunan ke depan. Bahkan tak menyiapkan fondasi kuat bagi pembangunan kesejahteraan rakyat secara berkelanjutan. Orang miskin tak pernah habis. Begitupun pengangguran selalu bertambah. Persaingan di tingkat global tak pernah usai. Tekan-tekanan internasional untuk pelemahan ekonomi Negara pun tak pernah berakhir. Kini, di tengah berjubelnya persoalan yang menghimpit Bangsa ini, Pak Jokowi tetap berupaya melaksanakan pembangunan di segala sektor, terutama infrastruktur, meski dengan utang baru.

Pembangunan tetap berjalan sambil memberantas kegiatan korupsi, baik korupsi yang dilakukan lewat kantong-kantong kas negara oleh para ahli korupsi berpengalaman dari masa ke masa, maupun lewat praktek mafia bisnis berpengalaman yang marajelala di segala sektor, melanjutkan kebiasaan di masa lampaunya. Negara sedang berusaha keras membersihkan praktek mafia bisnis di segala sektor, mulai dari industri migas, pertanian, pertanahan, perpajakan, perhutanan, perlautan, peradilan, dlsb.

Pejabat-pejabat korup satu per satu dilucuti, baik sisa-sisa dari masa lalu maupun mereka yang baru belajar korupsi. Tentu saja itu semua dibenahi dan dipersiapkan agar Bangsa ini ke depan bersih dari segala borok dan bisa melanjutkan pembangunan ekonomi ke depan. Sehingga diharapkan kelak mampu membayar utang negara secara bertahap.Ini perlu difahami, terutama oleh anak-anak muda yang tahu sedikit tentang Negeri ini.

Banyaklah belajar tentang kenegaraan, dan cari tahu tentang cara berbakti pada Negeri. Ibaratnya, jika kalian tidak ikut membangun jembatan, setidaknya jagalah jembatan itu dan tidak melakukan kegiatan vandalisme. TAMAT (Medy P Sargo).

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed