by

Buat yang Berkonflik Lalu Balas WA Panjang Lebar

Oleh : Meicky Shoreamanis Panggabean

Gue pernah punya masalah di luar WAG dengan seseorang. Di WAG, dia ngomong macem-macem, gue diam 100% walau keselnya setengah mati. Seseorang nanya,”Kenapa elo diem aja?” Gue jawab,”Gue akan jelasin pas ketemu. Kalo tertulis, kalian akan baca pake intonasi kalian masing-masing, bukan pake intonasi yang ada di kepala gue waktu gue ngetik WA.”Kalo elu tergoda buat berbalas WA, stop. Kalo udah terlanjur, stop juga. Ajak orangnya ketemu. Lah, ‘kan PPKM? Pake Zoom apa Google Meet.Orangnya nggak mau? Berarti dia nggak serius cari solusi.

Menolak ketemu dan hanya mau menyelesaikan masalah lewat WA atau sosmed adalah ciri bahwa mereka caper, ingin melibatkan orang lain. WA-WA elo pasti dia forward. Kalo nggak percaya, cek aja. Kalo dia serius mau dapat solusi, pasti dia mau diajak ketemu. Bahkan, akan dia duluan yang ngajak. Ini kalo masalahnya serius. Kalo cuma problem abal-abal, ya lain cerita.

Cuekin aja, ntar ilang sendiri.“Makan sekarang” adalah kata yang bisa diucapkan seorang teroris ke tawanannya, seorang ibu ke anaknya, dan seorang cowok kepada gebetannya. Kata-katanya sama persis tapi raut muka, sorot mata, body language, gestur, intonasi, pasti beda. Ini semua nggak ada dalam tulisan. Intonasi dalam sebuah tulisan ditunjukkan oleh tanda baca. Halah. Tetap aja nggak kedengaran. Raut muka digantikan emoticon.

Lha ada ratusan syaraf di wajah masa iya ekspresinya bisa 100% diwakili oleh gambar 2 dimensi ukuran ¼ cm?Temen gue ada yang berantem dengan (mantan) sahabatnya sampe 10an tahun lebih. Mereka komunikasinya selalu pake email, SMS (waktu WA belum ada) dan WA. Hubungan mereka tambah lama tambah jelek. Lalu, datanglah pandemi. Udah pada tua, takut mati, terus jadi inget-inget dosa masa lalu. Mereka memutuskan untuk mencoba akur.Coba kalo dulu ketemuan, musuhannya jangan-jangan cuma 3 hari.

Sumber : Status Facebook Meicky Shoreamanis Panggabean

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed