by

Pilihan Pahit Buat Jokowi

Oleh : Dody Haryanto

JOKOWI SALAH KONGSI

JOKOWI SALAH PILIH TEMAN

JOKOWI SALAH KOALISI

Viral, bersahutan setelah Ibu Connie membuka bau busuk anggaran Kemenhan yang mau dijadikan Bancakan oleh gerombolan rampok yang notabene di inisiasi oleh sang rajanya sendiri. Kita patut berterima kasih kepada Bu Connie yang begitu berani membuka dengan lantang grand design permainan gaya orba yang biasa nyedot uang negara.

Pakai kroni, keluarga, dan akal2an yang disamarkan. Adalah PS yang begitu berani main cara lama di era keterbukaan dan kuatnya medsos yang bisa membaca rekam jejak melalui teknologi digital. Apa yang disampaikan Ibu Connie begitu gamblang bahwa permainan itu harus dihentikan, kasian Indonesia kok gak pernah lepas jadi mangsa para durjana. Lepas dari orba, jeda sebentar di sambar halilintar SBY, selamat di tangan Jokowi, eh di hantam lagi oleh lawan yang dijadikan kawan, ternyata menyulut pertikaian.

Apakah boleh dikatakan Jokowi salah berkongsi. Ingat pilpres 2019 diujung perhitungan suara, ada banyak ambulans bawa batu, pemainnya pura2 pergi keluar negeri termasuk gubernurnya. Jakarta hampir memerah nyala api tinggal tunggu jam, banjir darah mungkin bisa terjadi,

Untung Jokowi sang priayi akhlak memilih mundur utk menghindar daripada negara hancur. Rangkulan Jokowi mengajak PS masuk kabinet adalah pilihan pahit agar negara tidak pailit karena gempuran sang pemurka bisa saja terjadi kapan saja. Kongsi pilihan pahit, namun bukan obat penyembuh, justru makin membuat sakit, negara akan digigit.

Sekarang lebih ngerinya, Pak Mahfud mengatakan, APBN yang masih rancangan sudah didisain cara korupsinya. Luar biasa biadabnya. Kalau manusia jenis ini masih juga mau dipiara untuk mengawal negara, kita sangat mungkin bak masuk ke kandang serigala. Negeri ini akan dicabik mengulang luka lama, membangkitkan ideologi orba. Apakah itu menjadi pilihan kita, miniaturnya ada di Jakarta, halaman surga Indonesia jadi neraka.

Kongsi Jokowi dengan lawan adalah untuk menjaga jangan ada keributan ditengah negara yang sedang ditatanya, kita berharap bahwa sang preman bisa menikmati jabatan dan belajar berkarya bukan cuma retorika. Tenyata, oh ternyata, yang dikatakannya dia tentara yang lebih tentara itu hanya pintar merekayasa bagaimana gaya orba bangkit menjadi DNA lagi.

Ngeri, apa ini nasib ibu Pertiwi, apa dgn begini Jokowi tetap tak mau memimpin minimal satu kali lagi. Semoga doa kita di ijabahi, Jokowi lagi dan lagi…karena sepertinya hanya Jokowi yg bisa memberesi negeri saat ini.

Sumber : Status Facebook Dody Haryanto

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed