by

Penantian

Oleh : Feriawan Agung Nugroho

Kezia sudah mandi dan memakai baju baru. Dengan gelisah dia menanti panggilan kedatangan ibunya.Tapi hari itu, ibunya tak datang.Ara memakai kaos dengan desain gambar karyanya. Akan dia tunjukkan kepada ibunya.Tapi hari itu, ibunya tak datang.Athan dan Ivan sudah bersikap baik pada hari ini. Katanya jika dia jadi anak baik ibunya akan datang.Tapi hari itu, ibunya tak datang.Berpuluh anak sudah berharap. Berpuluh hati menunggu dengan berdebar. Ibunya, ayahnya, atau siapapun. Tetapi…“Siang hari Lebaran adakah yang datang?” tanya saya hari ini pada sesama petugas.

“Tidak Pak Feri”, kata Bu Mus.“Lebaran hari kedua?”“Sama aja, Mas. Nggak ada yang datang..”, jawab Bu Hera.Ya. Itu yang terjadi.Tentu sebagai insan beriman, kita tidak boleh berprasangka buruk kepada siapapun. Tetapi ada fakta bahwa orang tua mereka tidak ada di hari bahagia. Ada kepentingan yang lebih penting. Ada keperluan yang lebih perlu. Ada kesibukan yang lebih sibuk.

Ada yang lebih berharga daripada sesuatu yang mereka tahu paling berharga dalam hidup mereka. Sesuatu yang lebih utama daripada menjenguk anaknya di hari itu. Semua itu harus dihargai.Hari itu anak-anak belajar tentang sesuatu.Bahwa orang tua boleh mengecewakan.

Maka tidak salah, jika kelak mereka mengecewakan orang tuanya. Bahwa orang tua boleh beralasan ketika melanggar janjinya. Maka tidak salah, mereka akan lebih pandai beralasan ketika melanggar janji. Orang tua boleh meminta maklum pada anak ketika sibuk, maka kelak anak juga boleh meminta maklum ketika sibuk.Orang tua boleh mengesampingkan kepentingan anak, maka kelak anak juga boleh mengesampingkan orang tua.Orang tua tidak hadir. Maka anak tidak akan hadir.Waktu akan cepat berlalu. Maka bayangkan itu dua puluh lima tahun kemudian.

Ketika anak-anak itu sudah dewasa, dan orang tua menjadi lansia.Tentu saya berharap kekawatiran itu hanya ilusi. Karena saya tahu, mereka anak-anak baik yang selalu ada cinta dan maaf untuk orang tua mereka. Semoga.(*)

Sumber : Status Facebook Feriawan Agung Nugroho

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed