by

“Menemui” Pak SBY

Oleh : Aan Anshori

Mungkin Pak SBY bukanlah sosok idola banyak orang akhir-akhir ini. Apalagi setelah ia dan partainya tengah menjalani lakon teraniya di balik isu kudeta.

Persentuhan terakhirku dengan SBY secara maya terjadi beberapa waktu lalu. Ketika itu aku bersuara agak keras seputar keinginannya membangun museum dengan bantuan dana provinsi. Museum itu akan didirikan di kota kelahirannya, Pacitan.

Pacitan bukanlah kota besar. Alih-alih, kabupaten ini termasuk kategori terpencil. Jauhnya minta ampun, terutama bagi orang yang belum pernah ke sana sebelumnya, sepertiku. Berkali-kali aku berpiki kota ini sangat cocok untuk pensiunan. Dekat pantai dan tidak terlalu ramai.

“Selamat datang di Pacitan Bumi Kelahiran SBY Presiden Republik Indonesia yang ke-6”

….

“Mo, dengan setulus hati, aku ingin mengucapkan matur nuwun memperbolehkan anak-anak PMII ikut menikmati bagian dari paroki ini. Aku memang tidak mau datang jika tempat pelatihannya tidak di gereja,” kataku sembari mendedas aneka makanan di atas meja.

Sumber : Status Facebook Aan Anshori

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

News Feed