Oleh: Abdul Aziz
Kalau tinggal di perumahan, berdamailah dengan bisingnya teriakan tukang sayur, tukang bubur dan anak2 bermain
Kalau tinggal di pinggir jalan, berdamailah dengan bisingnya knalpot dan klakson kendaraan.
Kalau tinggal di hutan atau di pedesaan, berdamailah dengan suara jangkrik di malam hari, suara burung di pagi hari, dan suara-suara hewan buas bersahut-sahutan setiap saat.
Kalau tinggal dekat musholla atau masjid, nikmatilah bising suara speaker yang mengkumandangkan adzan.Kalau tinggal dekat Vihara, nikmati saja aroma dupa.
Kalau tinggal dekat Gereja, nikmatilah dentangan suara lonceng Gereja.Kalau tinggal di pulau Bali pas perayaan Nyepi, nikmatilah suasana Nyepi yang begitu sakral.
Kalau kita tinggal di negara dengan berbagai seni budaya yang sudah ada, hormati dan junjung tinggi sebagai bentuk rasa cinta akan leluhur bangsa.
Tak perlu menghujat, tak perlu megharamkan sampai harus memusnahkan.Tak perlu harus pamer foto profil, ataupun berkoar-koar.
Saya Indonesia.
Saya Pancasila.
Saya Bhinneka Tunggal Ika.
untuk menunjukan bahwa kita paling toleran.
Nikmatilah hidup, dan jadikanlah pernak-pernik yang ada di negri tercinta ini sebagai keindahan warna pelangi, kebisingan-kebisingan itu sebagai lantunan irama yang harmoni.
Karena, kita hidup tidak sendirian….
Biarlah alam kelak yang mengaturnya…
BERKAH DALEM
NGAPUNTEN
(Sumber: Facebook)











Comment