by

Bicara Toleransi

Oleh : Buyung Kaneka Waluya

Banyak orang yang salah kaprah…., dalam mendefinisikan toleransi. Pada saat kita membiarkan orang lain menjalankan haknya…., maka itu tidak bisa disebut dengan toleransi…., karena itu sudah sewajarnya dalam undang-undang yang berlaku di Indonesia.

Pada saat seseorang wanita muslim memilih memakai cadar…., itu adalah haknya…., dan orang lain tentunya tidak boleh menghalangi. Pada saat seorang nasrani memilih untuk memakai kalung salib…., itu juga hak dia…., karena kalung salib itu dikalungkan di lehernya sendiri…, dan lehernya itu bukan milik publik. Jadi sebenarnya….; toleransi adalah pada saat seharusnya itu hak kita…., tapi kita dengan sengaja melepaskan hak itu dan memberikan kepada orang lain.

Contoh….:Misalnya tetangga depan rumah kita menikahan anaknya…, terus tetangga itu memakai jalanan untuk acara kawinan anaknya. Padahal sebenarnya…., kita sebagai masyarakat umum berhak menolak itu. Tetapi karena kita toleran…., kita membiarkan tetangga kitu melakukan pernikahan di jalan umum. Jadi…., itulah makna toleransi yang sebenarnya. Maka bisa disimpulkan…., bahwa setiap orang di Indonesia mempunyai haknya masing-masing dalam beragama…, berbudaya…, serta bermasyarakat.

Toleransi yang dimaksud adalah memberikan hak kita kepada orang atau kelompok lain…., demi kepentingan yang lebih ‘besar’.Jadi…., toleransi bukan melulu hanya sebatas bahwa setiap umat beragama berhak untuk menjalankan kegiatan agamanya masing-masing.Rahayu

Sumber : Status Facebook Buyung Kaneka Waluya

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed