Wahabi
Wahabi Dan Pembuat Rusuh
Aksi kekerasan pertama Wahabi ketika itu adalah menghancurkann makam Zaid ibn al-Khaththab, sahabat Nabi dan saudara kandung 'Umar ibn al-Khaththab. Sebelum itu, aksi-aksi pemurtadan dan pengkafiran pun dilancarkan, sebagai pembuka aksi-aksi kekerasan yang akan dilakukan. Namun patronase ini tidak berlangsung lama karena kepala suku daerah tersebut mencium bahaya laten dalam gerakan Wahabi.
Wahabi Dan Teroris Radikalis Tumbuh Subur Di Beberapa Kampus Dan Ponpes Tahfidz
Mewaspadai Wahabi
Doktor maqashid syari'ah cum laude dari Universitas Al-Qurawiyin Maroko itu menceritakan, prosesnya sangat singkat. Anak pertama keluarga itu kuliah di sebuah perguruan tinggi di kota besar dan bergaul dengan aktivis dakwah atau "misionaris" dakwah di kampusnya. Ia tertarik dengan dakwah aktivis Wahabi tersebut.
Shalawat Nariyah Selamatkan Mahasiswi dari Jeratan Salafi
Dari sini, tuntutan terus meningkat ke arah penggunaan cadar dengan alasan wajah perempuan adalah aurat sehingga tidak boleh diperlihatkan kepada laki-laki lain. Dian akhirnya memakai cadar.
Ada peristiwa kecil yang membuat Dian akhirnya memutuskan keluar dari kelompok salafi wahabi. Sambil menerawang dan menahan sisa-sisa kegeraman, dia mengisahkan:
Ganti Nama
Wahabi, Khilafah, Islam Radikal Di Sekolah dan Kampus Ancam NKRI
Wahabisme dan gerakan khilafah bersatu dengan Ikhwanul Muslimin di Indonesia. Ini fenomenal. Padahal ketiga gerakan Islam radikal itu memiliki perbedaan ideologi perjuangan. Namun, karena terdesak di Timur Tengah, dan berbagai belahan Bumi, mereka merapatkan barisan. Itu salah satu sebab PKS tetap mendapatkan dukungan suara di Pemilu 2019.










