Rs Sumber Waras

Kasus RS Sumber Waras, Sesat Pikir Ketua BPK Masih Berlanjut

Oleh : Ryo Kusumo

Perih melihat hari demi hari kemajuan yang di perlihatkan oleh dua lembaga berwenang di negara ini untuk mengungkap kasus Sumber Waras, KPK dan BPK, entah mereka saudara kembar atau saudara lain ibu, tapi kelakuan keduanya cukup meresahkan, terutama BPK yang sungguh bertentangan dengan akal pikiran.

KPK Tak Temukan PMH pada Kasus RS Sumber Waras

Oleh : Immortalun Believer

Kesimpulan yang disampaikan oleh pucuk pimpinan KPK dalam rapat dengar pendapat dengan DPR pada hari ini yang menyatakan tidak ditemukan perbuatan melawan hukum pada kasus Sumber Waras niscaya menimbulkan akibat 'haters' Ahok stress semua. Betapa tidak, berbulan-bulan sudah 'ngarep' Ahok segera jadi tersangka namun apa daya KPK bilang tidak ada apa-apa.

Boleh saja satu persatu 'haters' Ahok yang stress segera minum obat penenang agar supaya tidak tambah stress yang bisa menambah daftar pasien di Rumah Sakit Jiwa.

Mari Berpikir Waras untuk Sumber Waras (Part 2)

Oleh : Ryo Kusumo

Soal Sumber Waras ternyata begitu nikmatnya untuk digali, seminggu setelah tulisan Mari Berpikir Waras Soal Sumber Waras (Part I) muncul, ternyata update beritanya masih bergoyang, masih menjadi pertanyaan dan tentunya diskusi yang hangat. Selama diskusi itu sehat dan waras, kenapa tidak?

Setelah 6 point utama dalam Berpikir Waras Soal Sumber Waras, ada beberapa point pengembangan yang menjadi ganjalan baik penulis maupun pembaca (netizen).

Bantahan Telak Dirut RS Sumber Waras, Hantam BPK dan Lawan Politik Ahok

Oleh : Suci Handayani

Polemik RS Sumber Waras hampir dipastikan saat ini semakin jelas dan terang benderang setelah Direktur Utama Rumah Sakit Sumber Waras, Abraham Tedjanegara menjelaskan beberapa hal yang selama ini memicu kecurigaan BPK.

Abraham dengan jelas memaparkan beberapa fakta yang membuat kasus RS Sumber Waras terkesan ruwet dan menimbulkan kebimbangan Diakui atau tidak, pendapat publik sempat terbelah, terutama orang-orang yang simpati kepada Ahok dan bersiap memberikan dukungan pada Pilgub 2017 mendatang.

Ahok Di Atas Angin, Polemik Reklamasi Selesai, Niat Jahat Sumber Waras Terbongkar

Oleh : Assaro Lahagu

Polemik sengit reklamasi Teluk Jakarta akhirnya selesai. Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Rizal Ramli, menghentikan sementara (moratorium) reklamasi Teluk Jakarta. Keputusan itu diambil dalam pertemuan bersama Menko Kemaritiman, Menteri Lingkungan hidup dan kehutanan dan Menteri KKP (diwakili), seperti dilansir Detik.com (Senin, 18/4/2016).

Lalu apa esensi dari moratorium itu?

'Niat Jahat' Ahok

Oleh : Denny Siregar

Niat jahat dalam hukum disebut juga Mens Rea.

Kenapa KPK terus mencari "niat jahat" Ahok dalam pembelian RS Sumber Waras ? Karena Ahok tidak terbukti memperkaya dirinya sendiri melalui transaksi itu. Karena tidak ada alat bukti, maka perlu dicari niat jahat yg terkandung dalam transaksi itu.

Dalam hal ini KPK harus berada pada sisi curiga, bukan berprasangka baik. Dan sampai sekarang kecurigaan KPK belum terbukti, bahkan belum menemukan niat jahat apapun.

Oke, mari kita lihat niat jahatnya Ahok untuk membantu KPK.

Demi Ahok, Para Politisi Ini Rela 'Pertaruhkan Nyawa'

REDAKSIINDONESIA-Sejumlah orang tidak percaya dengan kata-kata dan kinerja Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok. Bagi mereka, Ahok hanya pembual atau si mulut besar.

Kepala Bidang Advokasi DPP Gerindra, Habiburokhman, dan Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Abraham Lunggana alias Lulung, termasuk orang yang tidak percaya Ahok. Mereka bahkan bernazar akan mempertaruhkan nyawanya jika Ahok akhirnya bisa dipercaya atau kata-katanya bisa dipegang.

Meski sama-sama mempertaruhkan nyawa, janji Habiburokhman dan Lulung terkait hal yang berbeda.

Mari Berpikir Waras untuk Sumber Waras

Oleh : Ryo Kusumo

Selama ini penulis tidak pernah mau untuk menulis soal hal-hal yang berbau Ahok, bukan karena anti-pati, bukan, tapi karena cukup jenuh dengan berita dan menghindari arus yang ada. Tapi malam itu setelah menonton ILC soal Sumber Waras, otak penulis mendadak menjadi hilang. Bukan karena topiknya yang berbobot, tapi justru sebaliknya.

Pages