Kadrun Sekadrun-Kadrunnya

Kalau nilai kepantasan hanya diukur keinginan pribadi, meski dengan memperalat agama sebagai legitimasi, siapa yang sebenarnya merupakan bagian soehartoisme? Melanggengkan cara-cara diktator,

Oposisi Kelas Gali

Jokowi, kehadirannya menata dari sisa yg masih ada, mengais, menyatukan, agar keutuhan bisa dihadirkan. Tapi bak kata orang tua, memungut serpihan butuh

Negeri Tanpa Oposisi

Lagipula ‘oposisi’ kita, Indonesia, kesannya ‘waton suloyo’, asal beda. Ndak jelas konsep dan arahnya. Cenderung ‘katrok’. Kritik infrastruktur dengan ‘celotehan’, tidak bisa

No More Posts Available.

No more pages to load.