Syam Organizer

Selain Yayasan Abdurrahman bin Auf, JI menyalahgunakan dana dari lembaga amal Syam Organizer (SO), One Care (OC), Hashi, dan Hilal Ahmar.  Tim Densus 88 antiteror  pada hari minggu (4/4/21) menyita satu truk berisi kaleng donasi, sejumlah dokumen dan barang usai menggeledah kantor Syam Organizer di di RT 30 RW 08, Kumendaman, Mantrijeron, KotaYogyakarta, DIY, Ketua RT 30 Setyo Karjono mengatakan, selain kotak donasi, tim Densus juga membawa sejumlah dokumen dan barang dari kantor Syam Organizer.

Apakah uang donasi itu benar benar digunakan untuk amal? Kepala Divisi Regional Pencucian Uang dan Pendanaan Terorisme dari International Association for Counter-terrorism & Security Professionals (IACSP) Asia Tenggara, Garnadi Walanda Dharmaputra, mengatakan dana dari yayasan amal yang terafiliasi kelompok teror untuk kegiatan sosial keagamaan hanya 11 persen, sisanya digunakan untuk mendukung kegiatan terorisme. Seperti membangun pertahanan bisa 37 persen, operasional organisasi 26 persen, dan membantu kerabat atau anggota atau ikhwan yang sakit misalnya 26 persen. Termasuk membiayai cyber war.

Besarnya keterlibatan jaringan donasi itu, mengindikasikan bukan hanya dari segi sumber daya financial tetapi mereka juga menggunakan yayasan ini untuk menggalang simpatisan, menyatukan orang-orang yang ingin terlibat membela Islam pasca-tragedi Ambon dan Poso. Terlalu lama pembiaran. Baru sekarang Polisi tegas. Moga terus berlanjut sesuai perintah presiden. Membasmi sampai keakar akarnya.

Sumber : Status Facebook Erizely Bandaro

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *