Akan tetapi, kalau kita melihat trend dimana anak-anak dan perempuan sudah mulai dilibatkan secara aktif dalam tindak pidana terorisme di Indonesia maka apakah pendekatan yang dilakukan di rumah-rumah perlindungan sosial milik kemensos ini sudah tepat dengan hanya menampung mereka selama sekitar 1 bulan saja?
Selanjutnya, apakah kemensos punya orang-orang yang memang mampu mencuci kembali otak orang-orang yang sudah sedemikian terpaparnya, terutama perempuan dan ibu-ibu yang punya anak?
Beta sih tahu jawabannya, tapi ngga akan ditulis di sini karena ada info yang bisa diungkapkan ke publik, tapi ada yang tidak untuk dibagikan ke publik.
#IndonesiaTanahAirBeta
Sumber : Status Facebook Alto Luger









Comment