by

Respek dengan Jokowi dan Keluarganya

Oleh : Asrof Husin

Yang membuat kita respek dengan keluarga Presiden Jokowi, istri dan ketiga anaknya adalah semenjak Jokowi menjadi Wali Kota, Gubernur dan Presiden, istri dan ketiga anak Presiden Jokowi tidak pernah aji mumpung mempergunakan jabatan dan fasilitas suami/bapaknya utk menumpuk harta sebanyak2nya, tidak pernah menyalahgunakan jabatan/wewenang suami/bapaknya.

Anak2 Presiden Jokowi berusaha sendiri dari nol, dari bawah, dan tdk pernah diberi kemudahan oleh bapaknya yg sedang berkuasa. Sebagai contoh, pada th 2010 putra sulung Presiden Jokowi Gibran Rakabuming Raka hendak membuka usaha katering ” Chilli Pari ” tetapi Gibran tidak punya uang, bapaknya ” Joko Widodo ” yg pd saat itu menjadi Wali Kota Solo tdk mau membantu, memfasilitasi dan memberi kemudahan.

Gibran juga tdk mau mengandalkan modal dari orang tuanya meskipun Bapaknya sbg pengusaha mebel dan Wali Kota Solo, lalu Gibran menyusun proposal mengajukan pinjaman uang kesejumlah Bank dan hasilnya semua Bank menolak dan akibatnya pembangunan kantor katering yg sudah setengah jalan terpaksa dihentikan.

Jokowi yg pd waktu itu menjabat sbg Wali Kota Solo tdk pernah memberikan rekomendasi kpd Bank supaya anaknya diberikan kemudahan dan mendapat pinjaman dan pada akhirnya ada satu Bank yg mau memberikan kredit/pinjaman meskipun yg disetujui jauh dari yg diajukan.Pembangunan Chilli Pari selesai tetapi modal habis dan tdk punya peralatan dan dapur, solusinya adalah menyewa peralatan. Pada awalnya Chilli Pari sering ditolak konsumen karena belum dikenal, bahkan sampai pernah dibatalkan pesanan oleh konsumen karena tidak percaya, tetapi Gibran tdk putus asa dan pada akhirnya Chilli Pari mendapatkan kesuksesan.

Luhut BP pernah menawarkan proyek2 katering besar tetapi ditolak Gibran, pernah juga Pemkot Solo menawarkan proyek katering tetapi ditolak Gibran, semua itu karena moral dan menjaga nama baik Bapaknya.

Demikian juga dengan Puteri Presiden Jokowi Kahiyang Ayu, pada 2017 Kahiyang tes CPNS di Solo dan tidak lulus, padahal pd waktu itu Bapaknya telah jadi Presiden. Demikian juga dengan Ibu Negara Iriana Jokowi, tidak pernah ikut campur urusan negara, tidak pernah mempengaruhi ataupun ikut campur urusan suaminya yg seorang Presiden.

Sekarang kita bandingkan dgn :

– Anak2 Cendana.32 tahun bapaknya berkuasa, semua anaknya aji mumpung, menyalahgunakan kekuasaan bapaknya, semua proyek besar utk anaknya, semua anaknya difasilitasi, istrinya suka ikut campur urusan negara/suaminya. Yang mengkritik pasti mati, rakus serakah menumpuk harta haram, 32 tahun darah rakyat kering dihisap keluarga Cendana.

– Anak2 Cikeas.10 tahun berkuasa banyak proyek trilyunan yg mangkrak yg membuat negara rugi besar, 10 tahun belum cukup berkuasa baginya, sakit jiwa ingin tetap berkuasa, anak2nya diupayakan mati2an supaya berkuasa, bapaknya yg sakit jiwa sudah keluarkan dana sgt besar utk demo berjilid tetapi anaknya kalah tdk jadi Gabener dan sekarang anaknya jadi ketua partai dan tetap dipaksakan utk jadi Capres atau Cawapres 2024.

Anak2nya tdk pernah mandiri, selalu difasilitasi kemewahan dan kekuasaan oleh bapaknya.Respek dengan keluarga Presiden Jokowi, respek dengan Presiden Jokowi, jika saja Presiden Jokowi mau pakai ilmu aji mumpung, tentu dgn mudah bisa atur strategi untuk memperkaya diri, anak2 kandungnya serta saudara2 kandungnya untuk megang proyek raksasa.

Dimulai dari Wali Kota, Gubernur dan Presiden, tetapi Presiden Jokowi tidak pernah memfasilitasi anak2 nya, istrinya dan saudara2 kandungnya, semuanya usaha sendiri.Bahkan sewaktu menjadi Wali Kota Solo, beliau tidak pernah mengambil gajihnya.Mengapa Presiden Jokowi tidak mau aji mumpung ?

Karena Presiden Jokowi seorang pemimpin yg sangat amanah, sangat jujur.Respek dengan keluarga Presiden Jokowi.Hormat kita untuk Presiden Jokowi.SALAM DAMAI.

Sumber : Status Facebook Asrof Husin.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed