by

Oportunis Ala UAS

Oleh: Ely Yanto

Sering orang yg berpindah pindah partai dari partai kecil pindah ke partai besar, agar kariernya di politik berkembang. Atau berpindah ke partai yang mau mendukung nya dlm kontestasi pilkada, itu tergolong wajar dan lumrah terjadi.

Tapi banyak juga elite politik yang kerena hanya mementingkan diri sendiri, sering sekali berpindah partai, biasanya mereka disebut kutu loncat. Oportunis adalah kutu loncat, memiliki sifat atau aliran pemikiran untuk selalu mengambil keuntungan bagi diri sendiri dalam setiap kesempatan yang ada.

Bahwa sifatĀ² itu ada pada banyak elite politik tanah air itu terasa lumrah karena kebanyakan elite itu hanya sekedar mencari nama, sekaligus mencari nafkah. Terlihat berjuang dengan mengeluarkan banyak modal tapi sekaligus mengambil kembali modalnya dengan keuntungan ber lipatĀ².

Yang hebat itu jika ada pendakwah atau ustadz juga oportunis, tidak lumrah…. tentu saja. UAS bisa masuk kategori ini, kalo elite politik loncat sana loncat sini nempel di partai, UAS justru loncat loncatan nempel pada para tokoh partainya. Sangat kreatif, itu salah satu ciri oportunis selain sangat egois dan biased, suka memihak.

Tanpa menghiraukan norma, dan akan selalu punya alasan untuk melakukan aksi pindah memihak dari yg satu pindah ke yang lain. Betapa seorang mantan jenderal Bpk. Prabowo Subianto bisa dengan mudah di php dengan segala cerita mimpi untuk menjadi presiden, hingga sampai ter mehek mehek, dan setelah itu ditinggal.

Selang setahun giliran calon wali kota Medan lawan Bobby Nasution, Akhyar kena php seorang UAS. Hebatnya UAS bisa selalu menggunakan kesempatan dlm kesempitan untuk meyakinkan orang, Medan akan dibuat seperti DKI, ketika Ahok harus dikalahkan.

Selalu datang bak pahlawan dan menjadi kompor untuk membakar emosional umat. Semua ciri dan tipe oportunis melekat pada UAS persis kutu loncat elite partai, sangat jago memanfaatkan setiap kesempatan. Dan kini kesempatan itu terbentang luas ketika putra mantan presiden 2 periode Bpk. Susilo Bambang Yudhoyono sangat menggebu-gebu ingin jadi presiden, Agus Harimurti Yudhoyono.

Tidak masalah dan tidak menjadi persoalan jika UAS mendukung AHY, atau malah mau dipinang jadi wapres sekalian. Sejauh berkompetisi secara jujur dan fair semua oke oke saja, asal jangan jadi kompor yang hanya bisa membakar emosional umat dengan pengkotan dan jualan agama.

Silahkan ambil kesempatan, yang pasti saya akan ada diseberang. Salam waras, semoga semua sehat selama PPKM.

(Sumber: Facebook DDB)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed