by

MINHA yang Tersia-Sia

Oleh : Desrinda Syahfarin

Tak jauh dari Pondok Pesantren Tebuireng yang didirikan oleh Hadratussyaikh KH Hasyim Asy’ari, Pemerintah RI membangun gedung kolosal ini.Namanya MINHA. Museum Islam Indonesia Hasyim Asy’ari. Berdiri diatas lahan seluas 4,9 hektar di kawasan milik keluarga KH Hasyim Asy’ari, bangunan 5 lantai itu diresmikan oleh Presiden RI Bapak Joko Widodo tanggal 18 Desember 2018. Rencananya MINHA akan dikelola oleh Badan khusus.

“Pengelolaannya akan dibentuk sebuah organisasi yang di dalamnya ada unsur-unsur Pesantren Tebuireng, Kementerian Dikbud (Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan), Pemerintah Propinsi Jawa Timur, kemudian pemerintah Kabupaten Jombang,” kata Gus Sholah (almarhum KH Salahuddin Wahid yang saat itu menjadi pimpinan Pondok Pesantren Tebuireng).https://regional.kompas.com/…/diresmikan-jokowi-begini…

Sayangnya kemarin (5 Juni 2021), saat saya berkunjung ke sana ternyata kondisinya tersia-sia. Saya bayangkan seharusnya MINHA adalah tempat semua orang bisa belajar sejarah Islam di Indonesia, bahwa Islam masuk ke Indonesia bukan dibawa oleh para pedagang India dari Gujarat di abad ke-15 (ini pasti versi sejarahwan Inggris yang bangsanya juga menjajah British India dan sebagian Hindia Belanda) yang bolak balik saya pelajari dalam buku-buku sejarah selama bersekolah tahun 1980an.

Harusnya MINHA adalah tempat menampilkan fakta bahwa Islam masuk ke Nusantara bahkan sejak abad pertama hijriyah, dibawa oleh ulama-ulama Arab yang beberapa orang di antaranya adalah sahabat Rasulullah shallallahu alayhi wasallam semasa hidup.Harusnya MINHA menampilkan informasi bahwa NKRI itu perintisnya adalah Hadratussyaikh KH Hasyim Asy’ari yang semasa hidup tak putus menyerukan persatuan.

Saya harap di MINHA terjabarkan apa itu Resolusi Jihad, fatwa Mbah Hasyim yang menyebabkan pasukan sekutu/koalisi/aliansi Inggris dan negara-negara lain pemenang Perang Dunia II (mengalahkan Hitler, menaklukkan Jepang dll) malah keok gagal mengalahkan Bangsa Indonesia yang bersenjata seadanya, 1945-1949.Sayangnya MINHA tersia-sia. Ya jangankan museum sejarah, kamus sejarah aja kok gitu.

Sumber : Status Facebook Desrinda Syahfarin

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed