by

Konspirasi Busuk Para Pembenci

Oleh: Rully Sigit

Virus covid 19 telah satu tahun lebih mewabah bukan hanya di Indonesia tapi lebih dari seratus negara di dunia. Sudah banyak korban berjatuhan tapi masih lebih banyak yang tersembuhkan.

Awal munculnya virus ini dari Wuhan China kemudian menyebar keseluruh dunia tanpa dapat dicegah. China dengan kemampuan SDM yang mumpuni mampu cepat dan tanggap dan berhasil keluar kemelut covid 19.

Sementara Eropa masih geger. Amerika masih geger dan semua negara masih kebingungan tak berkutik menghadapi pandemi ini. Termasuk Indonesia.
Bagi para pembenci ini kesempatan untuk membuat isu bahwa pandemi ini sengaja direkayasa China agar bisa menjual vaksin nya. Dengan embel kata negara komunis tak berperikemanusiaan.

Asumsi seperti ini menyesatkan pola pikir. Apakah mungkin ini rekayasa? Kalau memang ini rekayasa mungkinkah China rela mengorbankan ribuan rakyatnya jadi korban? Kenapa tidak dilakukan di negara lain sehingga yang menjadi korban bangsa lain?

Begitu pula ketika pemerintah yang dengan susah payah dan dana yang begitu besar belum berhasil menaklukkan pandemi ini mereka para pembenci membuat isu bahwa pemerintah telah gagal dan tidak mampu mengatasi pandemi dan selayaknya Jokowi harus lengser. Dan merekapun membuat keonaran dimana-mana.

Tidak sadarkah mereka bahwasanya kegagalan mengatasi pandemi ini karena masayarakat kita (mereka) yang susah diatur? Dilarang demo mereka demo. Dilarang mudik ngotot mudik. Disuruh pakai masker mereka menolak pakai masker.

Sebagai orang beragama mestinya kita harus sadar bahwa semua ini sudah menjadi ketentuan Yang Maha Kuasa. Bukankah musibah yang terjadi semua adalah atas izin Nya? Kita ridho saja dengan semua ini insha Allah Allahpun ridho kepada kita. Yang penting kita tetap berusaha untuk keluar dari pandemi ini.

Lantas bagaimana dengan orang – orang yang dianggap sebagai ustadz / ulama yang terus memprovokasi umat untuk melawan pemerintah,kata pandemi dirubah menjadi plandemi (direncanakan), menghasut, menebar hoax, dan selalu menebar kebencian?

Ustadz / ulama macam ini mestinya tidak perlu didengar karena justru akan menjadi penyebab penyakit hati. Carilah Ustadz / Ulama yang memberi keteduhan yang bisa memberi ketentraman hati sehingga kita tidak menjadi pembenci.

Sesungguhnya isu -isu yang dihembuskan mereka hanyalah untuk memenuhi ambisi birahi politik mereka yang tak tersalur dan dibiayai oleh bohir – bohir yang sakit hati karena lahan haram mereka yang disikat Jokowi.

SEMOGA PANDEMI CEPAT BERAKHIR.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed