by

KKB Papua Teroris

Oleh : Karto Bugel

Sudah saatnyakah KKB di Papua ditetapkan sebagai organisasi ter*ris? Menempatkan mereka hanya sebagai Kelompok Kriminal Bersenjata maka tindakan brutal mereka hanya akan dianggap sebagai tindak pidana. Dan kita tahu bahwa tindakan pidana terikat pula pada hukum pidana dan Polisi adalah institusi yang berwenang.

Bahwa selama ini militer sudah dilibatkan, itu berada di bawah kendali operasi kepolisian atau Kapolda bila KKB di Papua sebagai tolok ukur. Secara sederhana, militer hanya dipinjam atau diperbantukan karena kepolisisan kita tak memiliki pasukan dengan spesifikasi seperti itu.Berbeda bila KKB ditetapkan sebagai kelompok ter*ris, militer dapat diterjunkan dengan dasar Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2018 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme (UU Terorisme).

Landasan hukum-landasan hukum ini harus mampu menggerakkan aparat untuk menegakkan hukum dimanapun pelanggaran terjadi. KKB itu tidak sekedar meresahkan sekelompok orang namun sedikit banyak mempengaruhi persepsi publik. Penanganan yang tidak tegas bukan sekedar membuat masyarakat meragukan kemampuan TNI, meragukan kesungguhan negara memberantas separatis namun juga menambah kelompok mereka jadi berkembang. Mengapa? Dipikirnya mereka bisa bebas bergerak, menyerang, merampas bahkan membunuh. Kurang keji apa yang mereka lakukan? Bukan hanya merusak, membakar, merampas bahkan sudah membunuh pejabat resmi.

Itu juga terkait dalam melaksanakan operasi militer selain perang (OMSP) sesuai UU Nomor 34 Tahun 2004 tentang TNI.Ini kembali pada pemerintah, apakah pembunuhan demi pembunuhan yang KKB lakukan masih dapat ditolerir? Kabar terakhir, Kepala BIN Daerah Papua pun telah menjadi korbannya. Beliau dikabarkan tewas ditembak di daerah Beoga Kabupaten Puncak Papua…RAHAYU.Karto Bugel

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed