by

Kita dan Palestina

Oleh : Sahat Siagian

Para simpatisan Palestina selalu mengangkat kisah pengusiran orang-orang di Gaza sebagai pangkal musabab perang baru-baru ini. Lalu satu persatu saya tanya, kenapa orang-orang itu diusir? Apa penyebabnya? Nggak satu bisa jawab atau bersedia memberi jawaban. Saya nggak bilang bahwa alibi orang Israel benar. Paling tidak saya mau dengar kisah dan keberatan dari pihak Palestina serta para pendukung.

Sialnya nggak ada yang mengemuka di media resmi maupun bisik-bisik.Saya jadi ingat kisah Ahok. Dia dituduh menghina islam karena ucapannya ditafsirkan sebagai kebohongan Alquran. Padahal bukan itu yang Ahok maksud. Ada berbagai alinea atau paragraf pendahulu yang mengantar kalimat tersebut sehingga bunyi dan maknanya harusnya berbeda untuk didengar dan dipahami.

Tapi nggak ada yang mau dengar dan peduli. Pokoknya, Ahok telah menghina Islam, terutama Alquran dan para ulama.Seorang ibu mengeluh karena bisingnya suara dari masjid. Dia kemudian merepet dan meminta agar azan atau suara dari bangunan tersebut dihilangkan untuk sementara waktu karena jam istirahat. Orang-orang lalu menyeret dia ke kantor polisi dengan tudingan telah menghalangi Islam melakukan syiar. Padahal bukan itu yang dimaksud. Tapi lagi-lagi kisah yang meluap ke permukaan cuma separuh.

Tak ada yang peduli dimana letak soalnya dan apa yang sebetulnya diminta?Kenapa kisah di tanah Palestina dan Indonesia bernafaskan kecurigaan dan semangat tudingan yang sama? Hebatnya, tuduhan separuh tersebut diaminkan oleh pemerintah Indonesia dengan mengajak puluhan negara menekan Israel. Tak ada yang bersedia sedikit sibuk untuk membuka otaknya demi memahami duduk soal sebenar. Mau ke mana kita sebetulnya?

Sumber : Status Facebook Sahat Siagian

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed