by

Kemanusiaan Tidak Melihat Agama dan Suku

Oleh : Asrof Husin

Jika seseorang hendak bersedekah atau membantu orang lain yg sedang kesusahan, hendak membantu orang miskin, membantu yg sedang ditimpa berbagai bencana, maka ia memilih2 membantu yg seiman dengannya saja, maka lebih baik jangan mengatasnamakan kemanusiaan.Demikian juga dgn sebuah organisasi atau yayasan yg mengatasnamakan kemanusiaan, membuka donasi rekening Bank, sebarkan kotak amal, tetapi yg dibantunya hanya khusus yg seiman dengan mereka saja, maka lebih baik jangan mengatasnamakan kemanusiaan.

Lebih baik jangan mengatasnamakan kemanusiaan, kenapa ?Karena kemanusiaan itu sama sekali tidak pernah membeda2kan, kemanusiaan itu sama sekali tidak pernah melihat suku dan agama, apa agamamu ? Apa sukumu ? Apa warna kulitmu ? Kemanusiaan itu harus adil dan beradab.Mereka/organisasi/yayasan yg khusus donasinya hanya utk yg seiman dgn mereka saja maka mereka semua telah gagal menjadi manusia, gagal memahami hakikat kemanusiaan, gagal memahami inti agama.

Saya bertanya :Jika seandainya 95 % masyarakat Palestina itu bukan beragama Islam, masihkah mereka mau membantu Palestina atas nama kemanusiaan? Masihkah organisasi/yayasan itu membuka rekening donasi untuk membantu Palestina atas nama kemanusiaan? Masih adakah kotak2 amal bertebaran kumpulkan donasi utk membantu Palestina atas nama kemanusiaan?

Saya bertanya :Adakah suku didunia ini yg semua umatnya baik semua? Adakah suku didunia ini yg semua umatnya jahat semua? Adakah penganut agama didunia ini yg umatnya baik semua? Adakah penganut agama didunia ini yg umatnya jahat semua? Jika saya menulis yg seperti ini, maka saya akan dituduh dan dihujat sebagai pendukung Yahudi, antek2 zionis Yahudi.Saya sendiri adalah pendukung perdamaian, hidup rukun berdampingan dalam perdamaian.

Tetapi mereka yg tidak suka akan perdamaian maka mereka terus menerus menciptakan kebencian. Tidak usah ttg Yahudi, kita contohkan ttg China saja, kita sudah tahu siapa/kelompok yg terus menerus menyebarkan hoax kebencian ttg China dinegara kita ini, inilah kebencian yg sengaja diciptakan, terus menerus disebarkan supaya melekat diotak kita dan menjadi kebenaran.Kemanusiaan tidak melihat agama dan suku, Kemanusiaan tidak mengenal agama dan suku, Tuhan itu Maha Pengasih dan Maha Penyayang yg tidak pernah membedakan semua makhluk ciptaannya. Tuhan melarang membenci suatu kaum sehingga berlaku tidak adil.

Jika ingin menolong/membantu atas nama kemanusiaan maka jangan pernah membedakan suku dan agama.Berlakulah adil dan beradab.Selamilah hakikat agama.Agama jangan jauh dari kemanusiaan.( Gus Dur ).SALAM DAMAI

Sumber : Status Facebook.Asrof Husin.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed