by

Lebih Baik Urus “Rumah” Kita Sendiri

Oleh : Asrof Husin

Pada Juli 2016 teroris Santoso di Poso Sulteng berhasil ditembak mati dan ribuan orang mengantarkan kekuburannya dan teroris Santoso dgn catatan yg mengerikan itu dielu2kan, dipuja puji dan dijadikan pahlawan.Beberapa hari yg lalu kembali 4 petani dibunuh oleh teroris poso ini. Teroris Poso ini dari kelompok MIT.Kelompok teroris yg lainnya yg sudah tdk asing lagi dgn bom bunuh diri sana sini dinegara kita, yaitu : JAD, JI.

Penyebaran radikalisme dan terorisme dimedsos sgt gencar dan menurut kepolisian, mayoritas kelompok teroris JAD membaiat pengikutnya lewat medsos. Dan termasuk juga teroris di Papua. Begitu juga dgn ustad/ulama abal2 yg gencar berkeliaran menyebarkan kebenecian, hoax dan fitnah, mereka2 yg seperti inilah yg gencar memprovokasi utk membakar, memecah belah.

Radikalisme dinegara kita sudah masuk kesemua lini/sendi dan menurut Ketum PBNU KH.Said Aqil Siradj bahwa negara Indonesia sudah darurat radikalisme.Jika kita tidak urus dgn serius rumah kita ini ” Indonesia “, maka rumah kita ini akan subur akan radikalisme, maka dari itu kita jangan sibuk ngurus rumah orang lain, sibuklah ngurus rumah kita sendiri, bersihkanlah rumah kita dari radikalisme dan terorisme.Pd 8/5/2021 sebuah sekolah di Afghanistan dibom dan 68 orang tewas termasuk juga anak2.Pd 14/5/2021 di Afghanistan disebuah masjid pd sholat jum’at dibom dan 12 orang meninggal.

Tahun kemarin masjid di Mesir juga dibom dan ratusan meninggal, demikian juga dgn masjid di Pakistan.Taliban itu sudah sekitar 20 th berperang dgn pemerintah sah Afghanistan. Jika Taliban itu China atau Yahudi maka pasti kita ribut save sana sini tetapi karena sesama mereka beritanya sepintas lalu santai saja. Jika digabungkan korban jiwa dari masyarakat biasa, dari : Afghanistan, Suriah, Irak, Libya dan Yaman maka jumlahnya diatas 1 juta, luar biasa.

Maka jika negara kita tdk ingin seperti negara mereka, maka sgt seriuslah mengurus dan membersihkan rumah kita sendiri dan jangan sibukan ngurus rumah orang lain.Silahkan memberi donasi utk kemanusiaan, tetapi pakailah akal sehat dan tepat sasaran. Jika ingin melihat kemiskinan, tdk perlu jauh2, lihat di Jakarta saja, masuk saja digang sempit dan kumuh maka akan kita lihat banyak kemiskinan dan tdk pernah dapat bantuan.Sibuklah ngurus rumah kita sendiri yg masih banyak kemiskinan dan kebodohan dan jgn sibuk ngurus rumah orang lain, yg mana rumah orang lain itu sudah banyak sekali mendapat bantuan.SALAM DAMAI.

Sumber : Status Facebook Asrof Husin.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

1 comment

News Feed