by

Hati-Hati Modus Donasi Dalih Peduli

Oleh : Agung Wibawanto

Buat apa masjid menggalang dana buat beli kapal selam? Mengapa mengurusi yg bukan urusannya? Mending menyantuni kaum dhuafa ataupun buat biaya pendidikan anak tidak mampu. Apakah jamaah masjid sudah sejahtera semua? Mikir! Sebenarnya tujuannya apa? Tentu tidak murni ingin membantu negara membeli kapal selam. Pasti tidak serius karena pastinya pula tidak akan mampu. Ini hanya salah satu bentuk “sindiran” yang bermuatan politik.

Pesannya adalah, negara tidak mampu mengelola keuangan negara sehingga beli kapal selam terbaru pun tidak bisa. Karena jika benar ingin 100% membeli kapal selam dari dana rakyat, maka mau berapa lama?Sebagai pengetahuan, harga kapal Nanggala 402, produk Jerman (1979) adalah 8 T. Sedang harga kapal selam tergolong baru sekitar 50 T ke atas per satu unitnya. Gimana, masih mau serius?

Jangan pernah bermain-main dengan uang dari hasil sumbangan masyarakat. Jangan main-main dengan niat masyarakat yang tulus mau menyumbang. Jangan hanya dijadikan komoditas politik dan pencitraan saja. Jauh yang dikhawatirkan, pada akhirnya dana sumbangan dengan alasan tidak mencukupi (jelas saja), kemudian digunakan oleh komunitas pengurus masjid. Bisa jadi pula dihibahkan kepada ormas berafiliasi teroris. Mengingat saat ini banyak sekali modus donasi dengan mengatas-namakan agama, namun diperuntukan kegiatan kelompok teroris (baca berita, ditemukan ratusan kotak sumbangan di markas teroris).

Sekali lagi, mari bernalar dengan sehat, serta beramal dengan manfaat. Tidak muspro alias sia-sia. Jangan mudah tertipu cara-cara penggalangan dana dengan tujuan dan konsep yang tidak jelas. Jangan sekadar teriming-imingi sorga dgn para bidadarinya.Terlebih di masa pandemi ini semua serba susah. Kehidupan belum.lagi berjalan normal seperti biasanya. Alih-alih menyumbang, buat makan sehari-hari saja sudah sulit bagi masyarakat. Apalagi nyumbang buat negara membeli kapal selam baru? Halloooo…

Ini bukan soal semangat nasionalisme, bukan soal gotong royong, bukan soal patriot, bukan soal beramal apalagi soal sorga. Ini soal berpikir nalar dan tidak mudah dibodohi. Jika pun ingin membantu, masih banyak kebutuhan masyarakat miskin yang perlu kita bantu. Tidak perlu pura-pura berbaik hati kepada negara dengan menyumbang dana. Jika ingin membantu bangsa dan negara, cukup berdiam diri dan tidak perlu berbicara memancing kegaduhan. Sungguh, itu sudah sangat membantu negara. Caption Gbr: Pantaskah mengeksploitasi anak-anak di bawah umur untuk menggalang dana di jalanan?

#DMI#KomnasAnak#Menhan#TNIAL

Sumber : Status Facebook Agung Wibawanto

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed