by

Guru Besar Twitter

Oleh : Agung Wibawanto

Jangan pernah takut dengan kegagalan di medsos, bukan kesalahan ya. Karena gagal tidak akan menyakiti siapapun, kecuali diri sendiri yang mungkin merasa kesel. Beda dengan kesalahan, dia tidak menyakiti dirinya sendiri tapi bikin orang lain ngomel.

Emang ada yang gak takut dengan kesalahan? Ada, bahkan hingga tahap suka, karena kerap mengulanginya. Ujung-ujung nya ya paling minta maaf. Gak kapok, besok mengulangi lagi, ya minta maaf lagi. Gampang kan, pikirnya. Hobbies ngetwit sih gak dilarang, tapi itu kan bukan kerjaan utama. Malah ada yang bilang bahwa orang sibuk yg masih suka ngetwit ya berarti bukan orang penting.

Karena dia banyak waktu untuk ngetwit. Fadli Zon juaranya kali ya. Kerjakan dulu tugas utama, baru mainan medsos. Itupun ya jangan suka ngehoax. Mosok jembatan rubuh di Filipina, trus ngomelnya ke pemerintah Indonesia, hubungannya apa? Ono pirang perkoro? Mamulo, cek dulu sumbernya bener gak?

Ya wis, sekarang urus dulu soal tudingan “profesor gadungan” yang menurutnya gak tercatat oleh negara, lha kok bisa dipakai terus? Hmmm, ya mungkin guru besar setingkat Twitter kali ya. Profesor sosiolog bisanya ngetwit di Twitter bukan nulis di jurnal internasional. #musniumar#rektoruic

Sumber : Status Facebook Agung Wibawanto

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

News Feed